ADVERTISEMENT

Senin, 12 Sep 2022 16:00 WIB

Kronologi Viral Bayi 11 Bulan Kena Bronkitis Gegara Ayahnya Merokok

Fadilla Namira - detikHealth
Viral bayi bronkitis gegara ayah perokok Viral bayi kena bronkitis lantaran ayah merokok. (Foto: Tangkapan Layar TikTok)
Jakarta -

Rasa sedih dan kesal pasti pernah dirasakan oleh orang tua ketika melihat anaknya sakit, apalagi sampai mengidap penyakit fatal. Begitu pula yang dirasakan Maihan, seorang ibu asal Jakarta yang harus berlapang dada saat mendengar anaknya terdiagnosa bronkitis.

Pengalaman tersebut ia bagikan melalui video TikTok dengan akun @telormcd, pada Minggu (11/9/2022). Hingga kini, video tersebut sudah ditonton oleh 3,3 juta pengguna dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

"WASPADA, buat para suami perokok. Anak aku awalnya demam, batuk & pilek. Pas dicek ternyata anakku bronkitis," tulis Maihan pada video unggahannya.

Ia bercerita bahwa putrinya, Noa, mengalami gejala batuk, pilek, dan demam ringan. Layaknya flu, Maihan masih menganggap hal itu baik-baik saja dan akan sembuh dalam waktu singkat. Namun, lambat laun gejala tersebut semakin parah dan konsisten hingga membuat putri kecilnya sulit tidur.

"Awal gejalanya itu batuk, terus setiap batuk kenceng banget. Sampai dia ada di fase kalau tidur, langsung kebangun karena batuknya, lalu muntah dan itu berulang dua kali. Akhirnya tidur mulai ga nyaman," jelas Maihan kepada detikcom, Senin (12/9/2022).

Semakin khawatir dengan kondisi Noa, Maihan pun membawa putri kecilnya ke Unit Gawat Darurat (UGD) terdekat. Dengan tanggap, tenaga medis pun memberikan penanganan emergensi dan pemberian uap untuk melegakan pernapasannya.

Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter spesialis, Noa divonis bronkitis. Maihan merasa terpukul mendengar kabar tersebut mengingat putrinya masih bayi dan baru berulang tahun ke-1.

"Noa usianya satu tahun. Tanggal 9 September kemarin dia ulang tahun ke-1, jadi pas didiagnosa dia masih 11 bulan jalan ke satu tahun," jelasnya.

Awal Mula

Selain suaminya perokok, ia menjelaskan ada faktor pendukung lain sehingga anak terkena penyakit gangguan pernapasan, yaitu genetik.

"Sebenarnya ada faktor lain juga, salah satunya faktor genetik. Jadi, papanya Noa punya alergi sama suhu dingin kaya sinus. Kalau di udara terlalu dingin atau AC pasti hidungnya sakit. Ada kemungkinan faktor genetik itu kata dokternya," kata Maihan.

Maka dari itu, dokter memberikan pengobatan medis secara rutin, seperti uap, obat tetes hidung, obat batuk-pilek, dan antibiotik untuk menghilangkan lendir dan mempermudah saluran pernapasannya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Menakuti Bocah Pakai Suara 'Cekikikan' Hantu Bisa Timbulkan Trauma"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT