Nambah Lagi, BPOM Sahkan Vaksin Covovax Jadi Booster 18+

ADVERTISEMENT

Nambah Lagi, BPOM Sahkan Vaksin Covovax Jadi Booster 18+

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Senin, 12 Sep 2022 21:02 WIB
Penny K Lukito Kepala BPOM
Kepala BPOM Penny K Lukito. (Foto: Rifkyanto Nugroho/detikHealth)
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) mengizinkan vaksin COVID-19 Covovax menjadi tambahan jenis booster untuk usia 18 tahun ke atas. Izin vaksin COVID-19 Covovax diberikan secara homolog, artinya hanya ditujukan untuk penerima dosis pertama dan kedua yang serupa.

Vaksin Covovax merupakan vaksin COVID-19 yang dikembangkan dengan platform protein subunit glikoprotein spike. Vaksin ini diproduksi oleh Serum Institute of India Pvt. Ltd., India dan didaftarkan di Indonesia oleh PT Indofarma.

"Vaksin Covovax merupakan satu dari 13 vaksin COVID-19 yang telah mendapatkan persetujuan Emergency Use Authorization (EUA) di Indonesia pada 31 Oktober 2021, dengan indikasi untuk vaksinasi primer pada usia 18 tahun atau lebih," demikian penjelasan BPOM melalui keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (12/9/2022).

"Setelah itu, BPOM mengeluarkan persetujuan perluasan EUA vaksin Covovax untuk penambahan indikasi vaksinasi primer pada anak usia 12 tahun atau lebih pada tanggal 28 Juni 2022," lanjut BPOM.

Kepala BPOM Penny K Lukito menyebut vaksin Covovax sebagai booster diberikan sebanyak satu dosis. Selambatnya enam bulan setelah menerima vaksinasi primer.

"Pemberian EUA Vaksin Covovax sebagai booster homolog dilakukan setelah BPOM bersama para ahli melakukan evaluasi terhadap aspek keamanan, mutu, dan khasiat berdasarkan data-data uji klinik yang juga menjadi acuan para ahli yang terlibat," lanjut Kepala BPOM.

Efikasi

Respons imun pasca disuntik vaksin Covovax disebut tinggi pada kelompok usia 18 tahun ke atas. Hasil studi menunjukkan titer antibodi Imunoglobulin G (IgG) di 28 hari setelah divaksinasi COVID-29 booster meningkat sebanyak 33,7 kali dibandingkan sebelum disuntik booster.

"Jadi, setelah EUA diberikan, BPOM juga memberikan edukasi kepada tenaga kesehatan dan masyarakat. Selanjutnya, BPOM juga akan terus mengevaluasi efektivitas dan keamanan Vaksin Covovax sebagai vaksin booster homolog," ujar Kepala BPOM.



Simak Video "Pemerintah Izinkan Vaksin Covid-19 Booster Kedua untuk Lansia"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT