Respons Epidemiolog soal Bjorka Bocorkan Data Luhut dkk Disebut Belum Booster

ADVERTISEMENT

Respons Epidemiolog soal Bjorka Bocorkan Data Luhut dkk Disebut Belum Booster

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Selasa, 13 Sep 2022 11:00 WIB
menko luhut di banyuwangi
Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Ardian Fanani)
Jakarta -

Epidemiolog Pandu Riono dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia ikut merespons viral dugaan data para menteri bocor diunggah hacker Bjorka. Menurutnya, data tersebut merupakan data lama yang belum diperbarui statusnya.

"Bocoran data tentang riwayat vaksinasi para pejabat menunjukkan data tersebut, lama yang belum terupdate. Ayo segera dibooster siapapun Anda, termasuk tokoh yang dianggap berpengaruh," tutur Pandu dalam akun Twitter pribadinya, dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan, Selasa (13/9/2022).

"Agar Indonesia bisa mengakhiri pandemi segera. Semoga cukup booster satu kali saja, tidak perlu tambahan lagi," sambungnya.

Salah satu data yang diunggah hacker Bjorka hingga kemudian viral adalah status vaksinasi COVID-19 Luhut Binsar Pandjaitan. Dalam potongan foto viral, netizen menduga Luhut belum divaksinasi COVID-19 booster lantaran hanya ada dua jenis ID vaksin yang diinput.

Hal ini kemudian dibantah Luhut, melalui pernyataan juru bicara Kemenko Marinves Jodi Mahardi. "Pak Menko sudah booster kok. Ada sertifikat vaksin ketiganya tertanggal 8 Januari 2022," terang dia kepada detikcom, Senin (12/9).

Dalam penelusuran manual melalui website PeduliLindungi, dengan mencantumkan NIK yang tersebar, Luhut juga dinyatakan sudah divaksinasi COVID-19 booster atau dosis ketiga.

Luhut tidak teridentifikasi positif COVID-19 lantaran status warna di aplikasi PeduliLindungi dinyatakan hijau. Terakhir melakukan tes COVID-19 di 10 September 2022, berdasarkan data yang diakses per Senin (12/9).



Simak Video "Yang Perlu Diketahui soal Booster Kedua Vaksin Covid-19 untuk Lansia"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT