Penyebab Perdarahan Malam Pertama, Dialami Wanita Bogor Sampai Pingsan

ADVERTISEMENT

Penyebab Perdarahan Malam Pertama, Dialami Wanita Bogor Sampai Pingsan

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Sabtu, 17 Sep 2022 19:00 WIB
Kisah Viral Perdarahan Malam Pertama Sampai Harus Transfusi 2 Kantong Darah
Foto: Tangkapan layar TikTok @nurulapryni104 (seizin yang bersangkutan)
Jakarta -

Viral wanita di Bogor, Nurul Apriyanti mengalami perdarahan usai melakukan malam pertama. Melalui video TikTok pribadinya, Nurul mengaku kejadian tersebut membuatnya hampir trauma,

Awalnya, dikira hanya robekan selaput dara, namun selang beberapa menit darah terus mengalir dan membuat wanita tersebut pingsan. Akhirnya ia dibawa ke rumah sakit dan harus melakukan transfusi darah.

"Banyak orang mengira tidak melakukan pemanasan tapi kami melakukan apa yang semestinya dilakukan, setelah penetrasi dilakukan miss v mengeluarkan darah," ucapnya kepada detikcom (15/9/2022).

Apa Penyebabnya?

Dokter spesialis Obstetri-Ginekologi dari RS Brawijaya Antasari, dr Dinda Derdameisya SpOG, menjelaskan, darah yang keluar saat malam pertama bisa terjadi karena adanya robekan hymen atau selaput dara.

Menurut dr Dinda, perdarahan malam pertama masih tergolong normal jika darah yang keluar tidak terlalu banyak dan berhenti. Namun, jika darah yang keluar semakin banyak harus diperiksa segera mungkin ke dokter.

Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui terkait penyebabnya. Bisa saja disebabkan karena ada luka di vagina maupun di bawah mulut rahim.

"Kalau memang belum pernah berhubungan seksual dan baru pertama kali, itu berartikan dia melewati pintu vagina yang biasanya terhalang dengan selaput dara atau hymen. Jadi pada saat penis menembus hymen tersebut bisa menimbulkan bercak darah. Tapi nggak semua juga yang berdarah, jadi bisa jadi hymen itu robek dan berdarah," ucap dr Dinda kepada detikcom, Kamis (15/9).

"Yang masih normal itu ketika darahnya tidak banyak dan berhenti jadi besoknya udah nggak berdarah lagi. Tapi kalo misalnya darahnya makin banyak, makin seperti haid tapi tidak haid, harus konsultasikan kepada dokter," jelasnya.

Pakar seks dr Boyke Dian Nugraha juga turut mengomentari kasus tersebut. Menurutnya, bisa jadi perdarahan terjadi lantaran vagina belum siap penetrasi, sehingga memicu luka di dinding vagina.

"Perdarahan karena robeknya hymen yang ada pembuluh darahnya kecil jadi darahnya cuman sedikit, kalau darahnya banyak biasanya luka pada dinding vagina akibat di wanita tidak siap, si pria memaksa sehingga timbul luka," jelasnya kepada detikcom, Jumat (16/9).

"Dokter pernah dapat kasus..sampai dinding vaginanya dijahit," sambungnya lagi.

Sebagai langkah pencegahan, dr Boyke mengatakan pengantin baru sebaiknya melakukan foreplay atau pemanasan yang cukup sehingga vagina bisa siap menerima penis. Penetrasi juga dilakukan dengan pelan dan tidak kasar untuk mencegah luka di area genital.

Saksikan juga Sosok minggu ini: Minie Sudjarwo, Si Bodybuilder Cantik

[Gambas:Video 20detik]



(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT