ADVERTISEMENT

Jumat, 23 Sep 2022 16:00 WIB

Jadi Kapan Nih Pandemi COVID-19 di RI Berakhir? Begini Kata Pakar UI

Vidya Pinandhita - detikHealth
Vakinasi massal lanjutan atau dosis ketiga mulai gencar dilakukan. Salah satunya di Kota Bekasi, tepatnya di Stadion Patriot Candrabhaga. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Beredar kabar dunia tengah menghitung waktu menuju akhir pandemi COVID-19. Hal itu mengacu pada pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang baru-baru ini menyebut, akhir pandemi 'sudah di depan mata' meski belum benar-benar berakhir.

Meski kasus COVID-19 di Indonesia relatif membaik, sejumlah pihak masih menyoroti diperlukannya penerapan protokol kesehatan dan penggencaran vaksinasi COVID-19. Lantas demikian, kapan kira-kira Indonesia bakal betul-betul mencapai titik akhir pandemi COVID-19?

Menjawab itu epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono menyebut berakhirnya status pandemi COVID-19 mengacu pada keputusan Presiden. Namun sebelum mencapai titik akhir tersebut, diperlukan tahapan-tahapan tertentu. Salah satunya, peringanan pembatasan kegiatan masyarakat.

"(Pandemi COVID-19 berakhir di Indonesia) tidak bulan ini dan tidak bulan depan, tapi tahapannya ada. Salah satu usaha yang kita lakukan adalah supaya pembatasan aktivitas masyarakat sebagai intervensi pengendalian pandemi tidak lagi diperlukan karena produktivitas tinggi dan kita bisa menuntaskan untuk memperkuat penduduk berisiko," ujarnya dalam media briefing Kementerian Kesehatan RI, Jumat (23/9/2022).

"Dengan demikian, harapannya kalau kondisi ini lancar maka Presiden akan bisa mencabut status darurat kesehatan masyarakat dan status darurat bencana non alam," imbuh Pandu.

Ia juga menyinggung, tidak tertutup kemungkinan nantinya status pandemi COVID-19 berakhir lebih dulu di Indonesia dibandingkan di negara-negara lain yang mengacu pada keputusan WHO.

"Jadi harus percaya diri, harus optimistis untuk bahwa ini sudah semakin dekat, sudah di depan mata. Itu kan metafora. Nggak ada yang berani bilang nanti Desember (status pandemi COVID-19 akan dicabut)," beber Pandu.

"Mudah-mudahan juga Tedros (Direktur Jenderal WHO) mencabut Public Health Emergency International Concern. Jadi sama-sama istilahnya bukan pandemi berakhir tapi," ungkapnya lebih lanjut.



Simak Video "Satgas Covid-19: Kita Perlu Berhati-hati dalam Memaknai Akhir Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT