Viral Cerita Haru Wanita Tak Punya Rahim di Usia Muda, Ternyata gegara Ini

ADVERTISEMENT

Viral Cerita Haru Wanita Tak Punya Rahim di Usia Muda, Ternyata gegara Ini

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Rabu, 28 Sep 2022 08:08 WIB
Viral TIkTok pasien mengidap endometriosis berujung angkat rahim,
Foto: Tangkapan layar: SS Viral (atas izin yang bersangkutan)
Jakarta -

Viral wanita mengaku mengidap endometriosis adenomyoma, kondisi yang membuat dirinya terpaksa menjalani operasi pengangkatan rahim di usia 30 tahun. Dikutip dari Web MD, adenomyosis umumnya memicu pasien mengalami perdarahan hebat dan sangat berdampak pada kualitas hidup seseorang.

Gejala umum yang ditemukan meliputi perdarahan menstruasi yang berat dan berkepanjangan, kram menstruasi yang parah, hingga tekanan perut atau kembung. Wanita bernama Yuta Dama ini bercerita jika pengangkatan rahim adalah jalan terakhir yang dipilih lantaran dokter menyebut meski endometriosis diangkat, kemungkinan besar penyakit itu kembali muncul.

"Keputusan terakhir menjadi pilihan tersulit, namun insha Allah ini terbaik. Aku menyerah dengan endometriosis adenomyoma. Karena (aku juga) anemia, jadi wajib transfusi (saat operasi), empat kantong darah," cerita dia dalam akun TikTok pribadinya @yutanama, dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan.

Proses sebelum pengangkatan rahim Yuta cukup panjang. Beberapa kali dirinya keluar masuk ruangan untuk melakukan transfusi darah lantaran juga mengidap anemia. Ia bahkan sempat merasa dirinya tak akan selamat. Kepada detikcom, Yuta bercerita ia sebelumnya sulit memiliki momongan setelah menikah karena mengalami dua kali keguguran gegara endometriosis, beberapa kali program hamil tak pernah berhasil.

Meski begitu, Yuta hingga kini belum mengetahui penyebab pasti di balik penyakit adenomyoma tersebut.

"Tragedi, terasa hampir mati, nadi turun di 40, sesak, sekarat, kejadian ini masih belum diketahui penyebabnya," lanjut dia.

Beberapa tahun belakangan, Yuta memang sering keluar masuk ruang bersalin dan bedah akibat kondisi tersebut lantaran kerap mengalami perdarahan. Namun, keputusan besar untuk mengangkat rahim dilakukan tahun ini demi keberlangsungan hidupnya.

"Keputusan histerektomi pengangkatan rahim atau uterus," jelasnya, saat mendapat arahan dokter.

"Menjadi perempuan dengan usia muda tanpa rahim,bagian dari hidup yang kuplih saat ini. Keluar masuk ruang bersalin dan bedah setiap tahun, harapan selalu muncul setelah ini akan hamil lagi. Kini aku keluar tanpa berharap keajaiban lagi. Mungkin aku tak sempurna, tapi aku yakin aku sudah berjuang air mataku tak hanya diciptakan untuk menangis ketidaksempurnaan ini," pungkas dia.



Simak Video "Menakuti Bocah Pakai Suara 'Cekikikan' Hantu Bisa Timbulkan Trauma"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT