Kabar Baik! RI Sudah Bersiap 'Cabut' dari Pandemi COVID-19, Begini Situasinya

ADVERTISEMENT

Kabar Baik! RI Sudah Bersiap 'Cabut' dari Pandemi COVID-19, Begini Situasinya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Sabtu, 01 Okt 2022 17:00 WIB
Mohammad Syahril
Juru bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril (Foto: Nafilah Sri Sagita/DetikHealth)
Jakarta -

Indonesia saat ini tengah bersiap untuk menuju endemi. Hal tersebut mengacu pada parameter penilaian kasus COVID-19 yang terus melandai belakangan ini, seperti tren kasus terkonfirmasi, kematian, maupun penggunaan tempat tidur perawatan atau BOR.

Penurunan kasus konfirmasi mingguan terlihat sejak Agustus minggu ketiga. Saat ini rata rata angka kasus harian COVID-19 berkisar di angka 2.000 kasus. Hal ini dibarengi dengan penurunan positivity rate mingguan menjadi 6.38 persen dalam minggu terakhir. Begitu juga dengan kasus kematian mengalami penurunan menjadi 123 per minggu, atau rata-rata di bawah 20 per hari.

''Sesuai pengumuman Dirjen Organisasi Kesehatan (WHO) kita saat ini seluruh dunia telah menghadapi masa yang menggembirakan karena tanda tanda hilangnya pandemi COVID mulai terlihat, termasuk di Indonesia,'' ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dr Mohammad Syahril, SpP, MPH pada keterangan pers virtual di Jakarta dikutip dari laman resmi Kemenkes, Jumat (30/9/2022).

Selain tren kasus konfirmasi dan kematian, dibarengi juga dengan penurunan angka perawatan pasien COVID-19 di rumah sakit atau BOR, yakni dari angka 5 persen pada 10 September menjadi 4.83 persen saat ini. Begitu juga kasus harian dengan positivity rate cenderung melandai dalam satu bulan terakhir.

Meski demikian, masih ada 8 provinsi di Indonesia yang mengalami peningkatan kasus selama satu minggu terakhir, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bangka Belitung, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Utama. Sementara 26 provinsi lainnya mengalami penurunan kasus harian.

''Kesiapan masyarakat untuk tetap waspada termasuk betul betul menyiapkan langkah kita menuju endemi, paling penting dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, termasuk disiplin memakai masker,'' Ujar dr Syahril.



Simak Video "Seputar Virus Covid-19 yang Diyakini Buatan Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT