Baim Wong Ngaku Salah usai Bikin Prank KDRT, Harus Viral Dulu Baru Minta Maaf?

ADVERTISEMENT

Baim Wong Ngaku Salah usai Bikin Prank KDRT, Harus Viral Dulu Baru Minta Maaf?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Senin, 03 Okt 2022 18:00 WIB
Baim Wong dan Paula Verhoeven minta maaf usai konten prank lapor KDRT menuai kecaman.
Foto: Baim Wong dan Paula Verhoeven minta maaf usai konten prank lapor KDRT menuai kecaman. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Baim Wong dan Paula meminta maaf usai membuat konten prank KDRT. Pasangan tersebut dikecam berbagai pihak buntut kontennya yang dianggap tidak empati kepada korban KDRT.

"Jadi ke sini (Polsek Kebayoran Baru) mau minta maaf, saya minta maaf karena saya salah, introspeksi diri," ujar Baim Wong dalam keterangan kepada wartawan di Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (3/10/2022).

Terlepas dari kasus tersebut, permohonan maaf kerap datang usai aksinya viral dan menjadi perbincangan publik. Tidak sedikit yang baru menyadari telah berbuat salah setelah mereka menjadi pembahasan yang heboh di lini masa media sosial.

Bisa Bikin Jera?

Psikolog Nuzulia Rahma Tristianingrum dari Pro Health Center sempat menyinggung banyaknya pihak yang harus viral dulu sebelum menyadari kesalahannya. Tekanan dari banyak pihak disebut memungkinkan seseorang lebih memikirkan perbuatan mereka yang berujung permintaan maaf.

"Dengan viral maka akan semakin banyak tekanan. Jika tidak tahan terhadap tekanan, tentu ini bisa mengubah perilaku," kata Rahma kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Menurutnya, bisa jadi ada peran teman, keluarga, hingga rekan yang bisa memberikan saran juga berpengaruh pada dorongan seseorang mengutarakan permohonan maaf setelah perbuatan yang dilakukannya viral.



Simak Video "Kata Psikolog soal Usia Muda Rentan Terjerat Love Bombing"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT