Lesti-Billar Damai, Ini 3 Kemungkinan Alasan Korban KDRT Pilih Memaafkan

ADVERTISEMENT

Lesti-Billar Damai, Ini 3 Kemungkinan Alasan Korban KDRT Pilih Memaafkan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sabtu, 15 Okt 2022 06:00 WIB
Lesti Kejora saat ditemui di Polres Jakarta Selatan.
Lesti Kejora. (Foto: Palevi/detikHOT)
Jakarta -

Lesti Kejora memutuskan mencabut laporan KDRT atas suaminya, Rizky Billar. Lesti memilih berdamai dan memaafkan Billar atas KDRT yang sempat diterimanya.

"Alasannya anak saya, karena mau bagaimanapun suami saya bapak dari anak saya dan beliau juga sudah mengakui perbuatan dan meminta maaf pada saya dan keluarga bapak saya," kata Lesti kepada wartawan di Polres Jaksel, Jumat (14/10/2022).

Pada banyak kasus kekerasan dalam rumah tangga, tidak sedikit korban memilih kembali dan memaafkan pelaku. Lesti sendiri beralasan anaknya menjadi pemicu dirinya memaafkan Billar.

Terlepas dari hal tersebut, ada beberapa faktor yang membuat korban KDRT memilih rujuk dan memaafkan. Berikut di antaranya dikutip dari Domestic Helpers:

1. Hak asuh anak

Banyak kasus sistem pengadilan keluarga memberikan hak asuh anak justru pada pelaku KDRT. Sehingga mendorong korban memilih tinggal untuk melindungi anaknya.

2. Takut

KDRT berakar pada keinginan salah satu untuk mengontrol pasangannya dengan ancaman atau paksaan. Pelaku KDRT akan mengancam melakukan kekerasan tak hanya pada dirinya, namun juga orang terdekatnya termasuk anak.

Korban akan berpikir satu-satunya pilihan adalah untuk tetap tinggal dan menjaga dirinya serta orang terdekat untuk selamat.

3. Kontrol psikologis atau cuci otak

Ini disebut juga dengan pelecehan emosional atau kontrol paksaan, agar korban percaya bahwa satu-satunya yang mencintai dan dapat menjaganya adalah pelaku. Saat pelaku dapat meyakinkan korban, korban akan merasa bersalah dan akhirnya memilih kembali.



Simak Video "Penjelasan Pakar Ekspresi soal Wajah Tegang Ayah Lesti Kejora"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT