Gaduh Sirup Parasetamol Terkait Gagal Ginjal, Ingat Lagi Penegasan BPOM RI

ADVERTISEMENT

Gaduh Sirup Parasetamol Terkait Gagal Ginjal, Ingat Lagi Penegasan BPOM RI

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Rabu, 19 Okt 2022 06:50 WIB
Berisiko Picu Kanker, 67 Batch Obat Asam Lambung Ranitidin Ditarik BPOM. Kepala BPOM Penny K Lukito
Kepala BPOM Penny K Lukito (Foto: Rifkianto Nugroho/detikHealth)
Jakarta -

Pernyataan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) terkait sirup parasetamol sempat bikin gaduh meski belakangan telah diklarifikasi. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI sebelumnya telah menyampaikan penegasannya.

IDAI mencatat hingga kini sudah ada 192 kasus gangguan ginjal akut misterius. Provinsi DKI Jakarta masih menjadi penyumbang terbanyak yakni 50 pasien, disusul Jawa Barat 24 kasus, dan Jawa Timur 24 kasus.

Kemunculan laporan gangguan ginjal akut misterius memicu kekhawatiran disebabkan oleh sirup paracetamol, seperti yang beredar di Gambia, Afrika Barat. Sirup tersebut belakangan dikaitkan dengan meninggalnya 70 anak akibat gagal ginjal akut lantaran temuan kandungan dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol (EG).

Dalam klarifikasinya, Ketua Pengurus Pusat IDAI dr Piprim B Yanuarso telah meluruskan pernyataan sebelumnya. Ia menegaskan tidak ada larangan untuk minum sirup parasetamol, namun mengingatkan untuk tidak sembarangan minum obat.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) dalam kesempatan sebelumnya menjelaskan dua kandungan tersebut, DEG dan EG, memang sudah dilarang dalam penggunaan seluruh obat sirup anak maupun dewasa saat registrasi persyaratan izin obat. Karenanya, obat yang terdaftar di BPOM RI dipastikan aman.

Pihaknya juga sudah melakukan pengawasan ketat dalam peredaran obat sirup seperti yang beredar di Gambia. Keempat obat sirup yakni Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cough Syrup, Makoff Baby Cough Syrup, Magrip N Cold Syrup juga dipastikan tidak terdaftar di BPOM RI.

"BPOM melakukan pengawasan secara komprehensif pre- dan post-market terhadap produk obat yang beredar di Indonesia. Berdasarkan penelusuran BPOM, keempat produk yang ditarik di Gambia tersebut tidak terdaftar di Indonesia, dan hingga saat ini produk dari produsen Maiden Pharmaceutical Ltd, India tidak ada yang terdaftar di BPOM," demikian penegasannya, dikutip detikcom dari keterangan resmi Rabu (19/10/2022).

Simak Video 'IDAI Belum Bisa Simpulkan Penyebab Gangguan Ginjal Akut Misterius Anak':

[Gambas:Video 20detik]



(up/up)
Obat Sirup Setop Sementara
Obat Sirup Setop Sementara
85 Konten
Penyebab Gangguan Ginjal Akut Misterius masih belum konklusif, namun beberapa pihak mengaitkannya dengan produk sirup parasetamol buatan India. Amankah minum sirup parasetamol?

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT