Penderita Kanker Payudara Ini Rasakan Manfaat Program JKN

ADVERTISEMENT

Penderita Kanker Payudara Ini Rasakan Manfaat Program JKN

Dea Duta Aulia - detikHealth
Rabu, 26 Okt 2022 14:03 WIB
BPJS Kesehatan
Foto: BPJS Kesehatan
Jakarta -

Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kota Ruteng NTB Anastasia Lamur (52) merasakan manfaat dari program JKN saat melakukan perawatan kanker payudara yang dideritanya. Program tersebut sangat membantu khususnya dalam pembiayaan untuk mengobati penyakit tersebut.

Anak Anastasia, Marselinus Ndahur (27) mengatakan ketika mengetahui ibu terserang penyakit seluruh keluarga merasa kebingungan untuk mengobati penyakit tersebut. Pasalnya kanker merupakan penyakit yang cukup serius dan kerap memakan banyak biaya untuk perawatannya.

"Awal ibu saya mengetahui dirinya menderita kanker payudara berawal dari ibu saya masuk rumah sakit karena menderita penyakit demam berdarah. Namun saat menjalani pemeriksaan ternyata ibu saya juga terdeteksi menderita kanker payudara. Saat itu kami sempat kebingungan, kalau mau diobati, dari mana biayanya," kata Marsel dalam keterangan tertulis, Rabu (26/10/2022).

Ia bersama keluarga pun akhirnya memutuskan untuk membawa sang ibu untuk berobat ke rumah sakit. Berdasarkan info dari dokter, ia menjelaskan sang ibu harus menjalani sejumlah rangkaian perawatan dan kemoterapi.

"Namun karena kondisi ibu saya saat ini masih menurun, maka kemoterapi belum dapat dilakukan," katanya.

Di tengah kondisi seorang tua yang tidak membaik, ia berharap agar sang ibu terus mendapatkan jaminan pembiayaan dari Program JKN hingga pengobatan selesai.

"Saat ini ibu saya sudah memasuki hari kelima. Selama dirawat, ibu saya menggunakan kartu BPJS Kesehatan dan pelayanan yang kami terima sangat memuaskan. Obat-obatan yang diterima semuanya pun telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan sehingga kami tidak mengeluarkan biaya apa-apa," jelasnya.

Ia dan keluarga berterima kasih karena banyak pihak yang membantu ibunya mendapatkan perawatan. Mengingat sang ibu merupakan segmen peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) sehingga banyak uluran tangan dari iuran peserta lain.

"Baginya selain untuk melindungi diri sendiri, iuran yang dibayarkan juga bermanfaat juga untuk membantu biaya pengobatan peserta yang membutuhkan, terutama yang memiliki biaya pengobatan yang besar," tutupnya.



Simak Video "Minta Tak Diskriminasi, BPJS Kesehatan Beberkan Inovasi Pelayanan Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT