Geger Pasien DBD Tewas usai Diberi Transfusi Palsu Berisi Jus Lemon

ADVERTISEMENT

Geger Pasien DBD Tewas usai Diberi Transfusi Palsu Berisi Jus Lemon

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kamis, 27 Okt 2022 18:00 WIB
an asian chinese mother is taking care of her daughter on bed and measuring her body temperature with thermometer
Ilustrasi demam berdarah. (Foto: iStock)
Jakarta -

Viral pasien demam berdarah meregang nyawa usai diberikan transfusi darah palsu berisi jus lemon. Pasien tersebut meninggal setelah diduga diberi jus buah sebagai pengganti trombosit.

Dilaporkan The Independent, kejadian naas ini dialami Pradeep Pandey, pria 32 tahun asal India. Ia ditransfusikan jus lemon manis dan bahan kimia dalam kantong darah di rumah sakit swasta tempatnya pertama kali mendapat perawatan.

Setelah kondisi Pandey mulai memburuk, ia dipindahkan ke rumah sakit lain tempatnya meninggal. Dokter pada rumah sakit kedua tersebut memberi tahu keluarga Pandey, bahwa kantong trombosit yang diberikan kepada pasien palsu dan berisi jus.

Menurut sumber, pasien meninggal karena transfusi "trombosit yang salah" dan sampelnya akan diperiksa.

Rumah sakit pertama tempatnya dirawat akhirnya disegel untuk kemudian dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Ditanya tentang alasan penyegelan rumah sakit, seorang petugas yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, hal itu dilakukan atas instruksi kepala petugas medis dan akan tetap begitu sampai sampel diuji.

Saurabh Mishra, pemilik rumah sakit, mengatakan sejak kadar trombosit pasien turun menjadi 17.000, dokter diminta untuk mengatur trombosit darah untuknya.

"Mereka membawa lima unit trombosit dari RS SRN. Setelah transfusi tiga unit, pasien mengalami reaksi. Jadi kami hentikan," katanya.

Mishra mengatakan trombosit harus diperiksa dan ditelusuri asalnya karena ada stiker RS SRN.

Pandey meninggal pada 19 Oktober 2022. Mengenai kasus tersebut, otoritas setempat telah membentuk tim untuk menyelidiki kelalaian medis. Selama proses penyelidikan berlanjut, rumah sakit tersebut tetap disegel sementara.



Simak Video "Perhatikan Gantungan Bajumu, Nyamuk Suka dengan Bau Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT