World Stroke Day, RS PON Ajak Warga Hidup Sehat buat Hindari Stroke

ADVERTISEMENT

World Stroke Day, RS PON Ajak Warga Hidup Sehat buat Hindari Stroke

Yudistira Perdana Imandiar - detikHealth
Minggu, 30 Okt 2022 10:25 WIB
World Stroke Day RS PON
Foto: detikcom/Yudistira Perdana Imandiar
Jakarta -

Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) menggelar peringatan World Stroke Day 2022 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Minggu (30/10/2022). Acara yang didukung oleh Alfagift ini diisi berbagai kegiatan, mulai dari jalan sehat, senam bersama, hingga talkshow mengenai stroke.

Acara diawali penandatanganan komitmen bersama pengendalian stroke yang diinisiasi oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. Ia berharap masyarakat dapat semakin memahami risiko stroke serta melakukan tindakan preventif. Ia mendorong seluruh pihak untuk bahu membahu menurunkan kejadian stroke di Indonesia.

"Saya sedih juga kalau melihat orang yang stroke sebagian besar dari mereka mengalami cacat. Jadi pesan saya ke Pak Dirut (RS PON) harus benar-benar dibikin gerakannya jadi baik bukan hanya diobati di rumah sakit, tapi pencegahannya juga harus disosialisasikan ke masyarakat," tutur Budi Gunadi dalam sambutannya.

Acara dilanjutkan jalan sehat mengitari area Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kegiatan itu diikuti sekitar 1.500 peserta. Selanjutnya digelar kegiatan senam bersama tim fisioterapis RS PON. Ada pula talkshow mengenai pencegahan hingga penanganan stroke.

Plt Direktur Utama RS PON dr. Mursyid Bustami dalam sambutannya mengatakan prevalensi stroke Indonesia masih cukup tinggi, yakni 10,9 per 1.000 penduduk. Kementerian Kesehatan menyatakan 3 dari 1.000 orang berisiko mengalami stroke per tahun.

Mursyid menekankan risiko stroke harus diwaspadai setiap individu di berbagai kalangan usia. Dengan memiliki kewaspadaan dan kesadaran, risiko stroke dapat dihindari.

World Stroke Day RS PONFoto: detikcom/Yudistira Perdana Imandiar

Dalam peringatan World Stroke Day tahun ini, RS PON mengajak masyarakat untuk lebih mawas terhadap penyebab, tanda-tanda stroke, upaya preventif, hingga penanganan orang yang terkena stroke. Adapun salah satu upaya preventif untuk menghindari stroke adalah dengan rutin berolahraga.

"Kami mengajak masyarakat itu untuk sadar bahaya dari stroke ini. Bahwa kita tahu stroke ini masalah kesehatan utama, baik di Indonesia maupun di dunia sehingga (diperingati) Hari Stroke Sedunia atau World Stroke Day tanggal 29 Oktober," kata Mursyid.

Mursyid menjabarkan terdapat empat permasalahan utama terkait penyakit stroke di Indonesia. Pertama, tingkat kejadian yang tinggi dengan setiap tahunnya ada tiga dari 1.000 orang akan terkena stroke.

Kedua, stroke menjadi salah satu penyebab kecacatan tertinggi di Indonesia. Mursyid mengatakan 65 persen penyintas stroke mengalami kecacatan.

"Kematiannya nomor 1 di Indonesia dari seluruh penyebab kematian stroke itu nomor 1," tutur Mursyid.

"Terakhir, pembiayaan kesehatan untuk penanganan stroke itu sangat tinggi. Sehingga inilah yang kita lakukan (edukasi) mulai dari pencegahan jadi supaya orang tidak terkena stroke, masyarakat diajak bagaimana mencegah stroke. Stroke itu bukan penyakit yang tidak bisa dikendalikan," urai Mursyid.

World Stroke Day RS PONFoto: detikcom/Yudistira Perdana Imandiar

Ia menambahkan faktor risiko terbesar dari stroke adalah hipertensi dan diabetes. Maka dari itu, RS PON mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat untuk menghindari stroke.

"Stroke bisa dicegah, seperti mengendalikan tekanan darah tinggi, mengendalikan penyakit gula atau kencing manis, mengendalikan kolesterol yang tinggi, pola hidup yang baik, menghentikan merokok, berolahraga dan bergerak. Itulah suatu upaya untuk pencegahan.

Lewat World Stroke Day 2022, RS PON turut mengedukasi masyarakat mengenai cara penanganan penderita stroke. Mursyid menyampaikan, keluarga atau orang terdekat mesti segera membawa penderita stroke ke rumah sakit agar bisa segera ditangani. Keterlambatan sedikit saja dapat berakibat fatal.

Adapun ciri-ciri stroke dapat dikenali dengan memahami prinsip 'SeGeRa Ke RS', yakni Senyum tidak simetris, Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba, bicaRa pelo, Kebas separuh tubuh, Rabun pandangan satu mata kabur secara tiba-tiba, dan Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya, termasuk juga gangguan fungsi keseimbangan, seperti terasa berputar, gerakan sulit dikoordinasi.

"Segera ke rumah sakit supaya bisa segera ditangani. 1 menit itu sangat berharga menyelamatkan nyawa Anda," cetus Mursyid.

Guna meningkatkan kualitas penanganan stroke, Kementerian Kesehatan RI meluncurkan buku Roadmap Pengendalian Stroke di acara World Stroke Day 2022. Buku itu menjadi panduan bagi rumah sakit di seluruh Indonesia dalam hal upaya preventif, penanganan saat terjadi stroke, sampai perawatan pascastroke.

"Kita harapkan (dengan roadmap) itu menerapkan penanganan yang standar. Kita harapkan dengan begitu kematiannya akan menurun, kejadiannya kaan menurun, kecacatannya menurun. Biaya tentunya akan semakin menurun," papar Mursyid.

"Roadmap itu mulai dari promosi kesehatan pencegahannya, deteksi dininya, penanganan di rumah sakitnya, pascastroke nya, supaya kecacatan tadi tidak berat ya," lanjut Mursyid.

Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan penghargaan WSO Angels Initiative. Ada delapan rumah sakit di Indonesia yang telah meraih penghargaan kategori Diamond yang merupakan level tertinggi dari penilaian WSO dalam hal penanganan pasien stroke.

"Angels Award ini diberikan oleh World Stroke Organization mulai 2015. Organisasi Stroke Sedunia melalui Angels Award memberikan sertifikat (penghargaan), ada Gold, Platinum, kemudian Diamond," jelas Mursyid.

"Di Indonesia ini dia setiap bulan dinilai. Dalam 3 bulan terakhir ini (trimester 3) 2022 ada 4 rumah sakit mendapatkan kategori diamond. Satu Rumah Sakit Pusat Otak Nasional ini sudah yang ketiga kali RS PON mendapatkan Diamond. Kedua adalah Rumah Sakit M. Djamil Padang, ketiga Rumah Sakit Murni Teguh Medan, dan Rumah Sakit Siloam Simatupang," ujar Mursyid.

(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT