Daftar Tragedi Kerumunan Paling Mematikan di Dunia, Itaewon-Kanjuruhan Termasuk

ADVERTISEMENT

Daftar Tragedi Kerumunan Paling Mematikan di Dunia, Itaewon-Kanjuruhan Termasuk

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Minggu, 30 Okt 2022 13:48 WIB
Pesta Halloween yang awalnya semarak berubah menjadi tragedi di Korea Selatan. Lokasi pesta itu berada di gang sempit di Itaewon.
Foto: AP/Lee Jin-man
Jakarta -

Tragedi malam Halloween di Itaewon, Korea Selatan, baru-baru ini santer disorot publik. Setidaknya ada 151 orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Peristiwa nahas itu bukan kali pertama terjadi akibat berdesak-desakan di kerumunan. Sudah banyak kasus yang menyebabkan ratusan orang tewas akibat kekurangan oksigen saat berusaha menyelamatkan diri dari himpitan di kerumunan.

Dikutip dari AP News, berikut beberapa tragedi kerumunan paling mematikan di dunia.

3 Desember 1979

11 orang tewas saat ribuan penggemar bergegas untuk menghadiri konser The Who di Riverfront Coliseum di Cincinnati.

20 Januari 1980

Sebuah stadion kayu berlantai empat runtuh pada adu banteng di Sincelejo, Kolombia, menewaskan sekitar 200 penonton.

20 Oktober 1982

66 orang tewas saat penonton meninggalkan pertandingan Piala UEFA antara Spartak Moscow dan Haarlem, dari Belanda, di Stadion Luzhniki, Moskow.

28 Mei 1985

39 orang tewas dalam kekerasan penggemar di final Piala Eropa 1985 antara Liverpool dan Juventus di Stadion Heysel, Brussels.

13 Maret 1988

Badai es terjadi saat 30 ribu orang menonton pertandingan Nepal melawan Bangladesh. Setidaknya ada 93 orang tewas dan 100 orang lainnya terluka saat penggemar berusaha melarikan diri dari hujan es.

15 April 1989

Musibah yang fatal itu terjadi pada pertandingan yang diadakan di Stadion Hillsborough di Sheffield ketika kerumunan massa merangsek penggemar yang memadati penghalang di tribun yang dialokasikan untuk pendukung Liverpool.

Banyak korban yang tewas saat berdiri dan lapangan sepakbola seketika menjadi rumah sakit darurat. Dengan total 97 korban jiwa dan 766 cedera, tragedi Hillsborough menjadi kasus terburuk dalam sejarah olahraga Inggris.

2 Juli 1990

Sekitar 1.426 jemaah dilaporkan meninggal dunia akibat berdesak-desakan dan saling injak di terowongan Haratul Lisan, Mina.

Momen menyedihkan itu diduga kuat terjadi karena jemaah, baik yang akan pergi melempar jumrah maupun yang pulang, berebutan dari dua arah untuk memasuki satu-satunya terowongan yang menghubungkan tempat jumrah dan Haratul Lisan. Dalam kondisi minim oksigen dan panik, mereka saling injak.

13 Januari 1991

Sebanyak 42 orang dilaporkan tewas saat para penggemar mencoba melarikan diri dari perkelahian di Stadion Oppenheimer, Afrika Selatan.

23 Mei 1994

Kala itu, sekitar 270 orang meninggal dunia akibat berdesak-desakan dan terinjak-injak saat hendak melakukan ibadah Jumrah di Mina.

23 November 1994

Sebanyak 113 orang tewas pada saat protes politik di Nagpur, India.

Simak Video 'Oktober Kelabu, Diawali Kanjuruhan-Diakhiri Itaewon':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT