Tips dari Dokter Jantung Sebelum Melakukan CPR

ADVERTISEMENT

Tips dari Dokter Jantung Sebelum Melakukan CPR

Khairunnisa Adinda Kinanti - detikHealth
Selasa, 08 Nov 2022 17:34 WIB
Jakarta -

Beberapa minggu terakhir, ada kabar duka yang memakan ratusan korban meninggal dunia, akibat berdesakan dan terhimpit di dalam kerumunan. Ditambah situasi panik, terinjak dan kekurangan oksigen membuat banyak nyawa tidak bisa tertolong dan mengalami henti jantung.

Salah satunya tragedi malam perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan. Tragedi ini terjadi di sebuah gang sempit yang menanjak. Rupanya, di sana menjadi titik kumpul bagi orang-orang yang mau merayakan malam Halloween tersebut.

Semakin malam semakin ramai, ribuan orang terus berdatangan, situasi berdesak desakan sudah tidak bisa dihindarkan. Banyak yang jatuh pingsan, bahkan meninggal dunia akibat henti jantung.

Salah satu pertolongan pertama untuk membantu korban-korban yang pingsan adalah CPR. Namun, sebelum melakukan CPR, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Vito A Damay, SpJP, mengemukakan bahwa harus memanggil orang lain terlebih dahulu dan memastikan keadaan aman.

"Kalau ada orang henti jantung, yang pertama bukan CPR dulu. Tapi panggil bantuan. Coba bayangkan, ada orang yang berada di ruangan tertutup dan ketika dipanggil, tidak merespon. Lalu anda melakukan CPR, pertanyaannya, mau sampai kapan? Nanti kalau capek (melakukan CPR) siapa yang akan melanjutkan?" ujarnya dalam program e-Life Jumat lalu.

"Kita melakukan CPR itu sebagai jembatan untuk mencapai korban tersebut ditolong oleh orang yang profesional. Ada tujuannya. Sehingga, sebelum CPR, pastikan dulu keadaan aman, dan panggil bantuan. Misal, menghubungi ambulans di loudspeaker sambil melakukan CPR," lanjutnya.

(mjt/mjt)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT