Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19, Kemenkes Siapkan RSDC Wisma Atlet Lagi

ADVERTISEMENT

Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19, Kemenkes Siapkan RSDC Wisma Atlet Lagi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumat, 11 Nov 2022 08:01 WIB
Suasana Rumah Sakit Darurat COVID Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (13/1). Kasus Omicron di Indonesia kini terus bertambah dengan total 506. RSDC Wisma Atlet menambah ruang isolasi pasien untuk menghadapi gelombang Omicron.
Kemenkes RI berencana mengaktifkan kembali RSDC Wisma Atlet sebagai tempat isolasi terpusat. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Kasus COVID-19 di Indonesia kini tengah mengalami kenaikan. Per Kamis (10/11/2022), kasus baru Corona mencapai 6.294 dengan DKI Jakarta sebagai provinsi penyumbang kasus terbanyak yakni 2.396.

Melihat lonjakan ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak sebagai upaya antisipasi. Salah satunya dengan kembali mengaktifkan rumah susun Wisma Atlet menjadi Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) sebagai tempat isolasi terpusat.

"Isolasi terpusat kalau ternyata terjadi lonjakan kasus, saat ini Kemenkes sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Satgas COVID-19 dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk mengaktifkan kembali layanan isolasi terpusat di RSDC Wisma Atlet," jelas juru bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril dalam konferensi pers, Kamis (10/11/2022).

Selain itu, dilakukan juga perluasan layanan bagi masyarakat yang terinfeksi COVID-19 yakni telemedicine. Seperti perluasan terkait pengiriman obat ke rumah pasien.

"Sudah ada perluasan layanan ya. Di mana masyarakat tidak perlu menunggu obat dikirim ke rumah," tutur dr Syahril.

"Namun, diberikan pilihan untuk dapat mengambil langsung ke Apotek Kimia Farma yang telah ditentukan, baik melalui layanan ojek online maupun diambil langsung oleh masyarakat," lanjutnya.

dr Syahril juga menegaskan bahwa obat-obatan yang diberikan dari telemedicine gratis, kecuali layanan pengiriman yang ditanggung pasien.



Simak Video "Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Menurun, 227 Relawan Tetap Disiagakan"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT