Cerita Perjuangan Bella Saphira Punya Momongan, 3 Kali Gagal Bayi Tabung

ADVERTISEMENT

Cerita Perjuangan Bella Saphira Punya Momongan, 3 Kali Gagal Bayi Tabung

Nurul Febian Danari - detikHealth
Selasa, 15 Nov 2022 08:41 WIB
Bella Saphira
Bella Saphira dan suami. (Foto: Instagram @bellasaphiraofficial)
Jakarta -

Artis 90-an, Bella Saphira sempat lama menghilang dari dunia hiburan dan fokus menjalani pernikahannya bersama abdi negara, Purnawirawan Perwira Tinggi TNI AD, Agus Surya Bakti.

Berbicara mengenai rumah tangga, Bella dan suami memiliki dua anak sambung. Meskipun begitu, Bella tetap merasa ada kekosongan yang dirasakan lantaran belum memiliki momongan selama sembilan tahun menikah.

Sudah 3 Kali Gagal Bayi Tabung

Bella dan suami sudah melakukan banyak upaya untuk memiliki momongan.

"Banyak, dan orang nggak perlu tau. Yang tau itu saya, bahkan mungkin suami saya hanya tau setengah jalannya, yang paling tau saya dan tentu saja dokter yang involved," bebernya, dikutip dari Heart to Heart, Channel YouTube TRANS TV Official, Senin (14/11).

Di acara berbeda Bella juga mengaku sudah melakukan bayi tabung, namun belum juga berhasil.

"Aku sudah pernah bayi tabung," kata Bella, dikutip dari YouTube TRANS TV Official.

Meskipun belum berhasil, Bella mengaku senang berbagi pengalaman tentang usahanya untuk memiliki momongan. Ia mengatakan, usaha yang sudah dilakukannya tentu tak mudah.

"Aku senang kalau aku harus membagikan pengalaman tersebut. Karena itu bukan hal yang gampang, itu (perlu kerjasama) tim banget, perjuangan banget," ujarnya.

Bella menambahkan bahwa ia sudah melakukan bayi tabung hingga 3 kali, namun belum juga berhasil.

"Itu sudah aku lakukan tiga kali," katanya.

Usahanya terhenti lantaran pandemi selama 2.5 tahun. Bella dan suami akhirnya hanya bisa pasrah.

"Kepotong pandemi dua setengah tahun. Ya sudah, habis. Ya sudahlah jalanin dulu, happy-happy dulu," tutur Bella.

Program bayi tabung atau IVF (in vitro fertilization) adalah proses kehamilan yang diawali dengan sel telur dibuahi oleh sperma di luar tubuh. Masalah kesuburan kerap kali menjadi alasan pasangan menjalani program bayi tabung.

Dikutip dari laman Primaya Hospital, beberapa kondisi yang menyebabkan pasangan memilih bayi tabung:

  • Suami tidak menghasilkan sperma, sperma kurang berkualitas, atau gerak sperma untuk mencapai sel telur buruk (motilitas)
  • Istri mengalami masalah kesuburan
  • Istri memiliki cadangan ovarium rendah, yang berarti sedikit sel telur dengan kualitas baik
  • Istri mengalami masalah struktural reproduksi, yang paling sering saluran tuba tersumbat
  • Istri ada gangguan jaringan rahim yang menyebabkan infertilitas
  • Suami, istri, atau keduanya didiagnosis tidak subur tanpa penyebab yang jelas
  • Istri berulang kali mengalami keguguran
  • Istri memiliki gangguan hormon sindrom polikistik ovarium yang menyebabkan ovarium membesar dengan kista kecil di bagian luar


Simak Video "Lewat Bayi Tabung, Pasutri Bisa Pilih Jenis Kelamin Calon Bayi"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT