Kisah Aldi Taher yang Sempat Idap Kanker Getah Bening

ADVERTISEMENT

Kisah Aldi Taher yang Sempat Idap Kanker Getah Bening

Nurul Febian Danari - detikHealth
Jumat, 18 Nov 2022 18:30 WIB
Perjuangan Aldi Taher Dalam Melawan Kanker.
Potret Aldy Taher. (Foto: Perjuangan Aldi Taher Dalam Melawan Kanker. Anisa/detikHOT)
Jakarta -

Sosok Aldi Taher kini menjadi perbincangan hangat warganet. Pasalnya Aldi mengisahkan, dirinya menolak ajakan suatu stasiun televisi untuk Aldi menceritakan pengalamannya terkena kanker. Ia diminta bercinta sembari menangis, tak lain demi rating acara.

Aldiansyah Taher atau akrab disapa Aldi Taher diketahui pernah mengidap kanker kelenjar getah bening stadium 2 pada 2016 lalu. Setelah menjalani berbagai prosedur kesehatan, Aldi dinyatakan sembuh dari kanker.

Aldi Taher sempat vakum dari dunia hiburan karena penyakitnya. Ia menjalani 6 kali kemoterapi untuk mengobati kanker yang ada dalam tubuhnya.

"Ikhtiar ke dokter 6 kali kemo. sekarang Aldi survivor kanker," kata Aldi Taher kepada detikcom 2021 lalu, dikutip Jumat (18/11/2022).

Aldi mengatakan bahwa menjalani hidup sehat adalah perintah dari agama yang diyakininya. Di samping pengobatan dokter, ia juga rutin mengaji. Ia meyakini bahwa mengaji adalah salah satu cara untuk terhindar dari penyakit.

Beberapa tahun lalu Aldi dinyatakan sembuh. Namun saat itu, Aldi masih harus menjalani prosedur kesehatan untuk melepaskan chemoport atau port kemoterapi yang ada di tubuhnya agar tidak menyebabkan penyumbatan pada darah. Chemoport adalah alat bantu kemoterapi yang dipasangkan ke pembuluh darah.

Baca juga:

Apa Itu Kanker Getah Bening?

Dikutip dari Mayo Clinic, limfoma atau kanker kelenjar getah bening adalah kanker sistem limfatik, yang merupakan bagian dari jaringan tubuh yang melawan kuman. Sistem limfatik meliputi kelenjar getah bening, limpa, kelenjar timus dan sumsum tulang. Limfoma dapat mempengaruhi semua area tersebut, juga organ lain di seluruh tubuh.

Kanker ini terjadi ketika limfosit atau sel darah putih yang melawan penyakit, mengembangkan mutasi genetik dengan cepat. Ini menyebabkan banyak limfosit yang sakit yang terus berkembang biak.

NEXT: Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening

Baca juga:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT