Ciri-ciri Depresi, Kondisi yang Dulu Diidap Rudy Salam Selama 7 Tahun

ADVERTISEMENT

Ciri-ciri Depresi, Kondisi yang Dulu Diidap Rudy Salam Selama 7 Tahun

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Senin, 21 Nov 2022 07:30 WIB
Rudy Salam
Foto: dok. Instagram Runa Salam
Jakarta -

Aktor senior sekaligus kakak dari Roy Marten, Rudy Salam meninggal dunia di usia 73 tahun. Sebelum meninggal, pihak keluarga menyebut Rudy sempat mengalami depresi dalam jangka waktu yang panjang.

"Dia itu sebetulnya depresi sudah tujuh tahun. Sudah nggak bisa jalan, dia memang di rumah aja gitu. Kalau dibilang sakitnya apa ya nggak ada," ujar Istri Rudy Salam, Marina Gardena di rumah duka, Jumat (18/11/2022).

Hingga kini pihak keluarga pun tak mengetahui pemicu depresi yang dirasakan Rudy Salam. Satu hal yang pasti, Rudy merupakan orang introvert dan tak banyak bicara soal penyakitnya.

"Jadi dia senang humor atau apa tapi kalau pribadinya sendiri sebenarnya dia introvert," ujar Chris Salam, salah satu anggota keluarga Rudy Salam.

Ciri-ciri Depresi

Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC AS), depresi lebih dari sekadar merasa sedih atau mengalami hari yang buruk. Ketika suasana hati yang sedih berlangsung lama dan mengganggu kegiatan sehari-hari, seseorang mungkin saja mengalami depresi.

Terdapat sejumlah ciri-ciri depresi yang bisa dilihat dari gejala, yaitu:

  • Merasa sedih atau cemas sering atau sepanjang waktu
  • Tidak mau melakukan aktivitas yang dulunya menyenangkan
  • Merasa mudah tersinggung, mudah frustasi, atau gelisah
  • Mengalami kesulitan tidur atau tetap tertidur
  • Bangun terlalu pagi atau terlalu banyak tidur
  • Makan lebih atau kurang dari biasanya atau tidak nafsu makan
  • Mengalami sakit, nyeri, sakit kepala, atau masalah perut yang tidak membaik dengan pengobatan
  • Mengalami kesulitan berkonsentrasi, mengingat detail, atau membuat keputusan
  • Merasa lelah‚ bahkan setelah tidur nyenyak
  • Merasa bersalah, tidak berharga, atau tidak berdaya
  • Berpikir untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri

Adapun penyebab depresi sampai saat ini tidak diketahui. Namun ada sejumlah faktor yang berisiko tinggi memicu depresi, di antaranya:

  • Memiliki saudara sedarah yang pernah mengalami depresi
  • Mengalami peristiwa traumatis atau stres, seperti pelecehan fisik atau seksual, kematian orang yang dicintai, atau masalah keuangan
  • Mengalami perubahan besar dalam hidup, bahkan jika itu sudah direncanakan
  • Memiliki masalah medis, seperti kanker, stroke, atau sakit kronis
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu. Bicaralah dengan dokter jika memiliki pertanyaan tentang apakah obat yang dikonsumsi mungkin membuat merasa tertekan atau tidak.
  • Menggunakan alkohol atau obat-obatan

Meskipun demikian penting juga diingat bahwa informasi di atas ini tak dimaksudkan untuk memberikan diagnosa medis depresi. Jika merasa depresi, segera bicarakan dengan dokter atau ahli kesehatan mental. Ini sangat penting jika gejala yang dirasakan semakin parah atau memengaruhi aktivitas sehari-hari.



Simak Video "Top 5: #RIPTwitter yang Hebohkan Jagat Medsos hingga Polio Jadi KLB"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT