11 Gejala COVID XBB pada Anak yang Perlu Diwaspadai, Ortu Simak!

ADVERTISEMENT

11 Gejala COVID XBB pada Anak yang Perlu Diwaspadai, Ortu Simak!

Fadilla Namira - detikHealth
Jumat, 25 Nov 2022 15:02 WIB
Fever, Close-up medical thermometer, Parent / Father measuring temperature of his ill kid, Asian 3 - 4 years old toddler boy gets high fever lying on bed with cold compress on forehead to cool a fever
Gejala COVID-19 xbb pada anak. (Foto: Getty Images/iStockphoto/yaoinlove)
Jakarta -

Kembalinya lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia tentunya membuat para orang tua sangat khawatir dengan kesehatan buah hati mereka. Tanpa pandang bulu, virus ini bisa menjangkiti siapa saja, khususnya kelompok rentan. Untuk itu, periksalah ke dokter bila gejala COVID XBB pada anak muncul.

Juru bicara Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Syahril mengatakan gejala subvarian ini tidak terlalu fatal, namun sifatnya lebih menular dibandingkan pendahulunya, yakni BA. 4 dan BA. 5. Jadi, bukan tidak mungkin anak-anak bisa terinfeksi, apalagi jika tidak menerapkan protokol kesehatan di ruang publik.

Terlebih, para peneliti dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah memperkirakan bahwa siapa pun yang terinfeksi Omicron dapat menyebarkannya ke orang lain, meskipun telah divaksinasi atau kondisinya tidak memiliki gejala.

Gejala COVID XBB pada Anak

Dikarenakan subvarian ini masih berasal dari keluarga Omicron, maka gejala yang dapat dirasakan oleh anak-anak adalah sebagai berikut dikutip dari Childrens Health:

  • Demam dengan suhu di atas 38 derajat celcius
  • Hidung tersumbat atau pilek
  • Batuk
  • Diare
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot atau tubuh
  • Mual atau muntah
  • Kehilangan indera perasa dan penciuman
  • Sesak napas
  • Sakit tenggorokan
  • Jika kondisinya kian parah, anak-anak akan merasakan gejala seperti:
  • Nyeri dada seperti tertekan
  • Gangguan tidur
  • Warna kulit dan kuku lebih pucat dari biasanya
  • Dehidrasi, misalnya bibir pecah-pecah, mata kering, dan volume urine berkurang

Cara Cegah Penularan Omicron XBB

Walaupun kerap disalahpahami sebagai flu, tidak salahnya melaporkan kondisi anak ke dokter agar memastikan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Selain itu, lengkapilah dosis vaksin COVID-19 guna menjaga imunitas tubuh dan mengurangi gejalanya jika tertular.

Sedari dini, anak bisa diajarkan untuk menjaga kebersihan dan menerapkan protokol kesehatan ketika berada di luar rumah, seperti disiplin menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun. Pun menjaga kesehatan mental penting dilakukan agar anak tidak mudah stres atau merasa sedih.



Simak Video "Gejala Awal Subvarian Omicron XBB"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT