Waduh! Xi Jinping Minta Cari Orang yang Demo Lockdown COVID

ADVERTISEMENT

Waduh! Xi Jinping Minta Cari Orang yang Demo Lockdown COVID

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Selasa, 29 Nov 2022 16:13 WIB
Chinas President Xi Jinping arrives to attend the APEC Economic Leaders Meeting during the Asia-Pacific Economic Cooperation, APEC summit, Saturday, Nov. 19, 2022, in Bangkok, Thailand. (Jack Taylor/Pool Photo via AP)
Presiden China Xi Jinping. Foto: Jack Taylor/Pool Photo via AP
Jakarta -

Pihak berwenang di China mulai melakukan penyelidikan terhadap beberapa orang yang berkumpul pada protes akhir pekan lalu yang menentang pembatasan COVID-19.

Diberitakan Reuters, negara yang dipimpin Xi Jinping ini mulai meminta petugas kepolisian di Beijing untuk menelpon para pengunjuk rasa untuk menyampaikan catatan tertulis tentang kegiatan mereka pada Minggu malam. Di kasus lain, seorang siswa dihubungi oleh perguruan tinggi mereka dan ditanya apakah mereka pernah berada di area tempat acara berlangsung dan untuk memberikan laporan tertulis.

"Kami semua mati-matian menghapus riwayat obrolan kami," kata seorang pengunjuk rasa Beijing yang menolak disebutkan namanya, kepada Reuters.

"Polisi terlalu banyak. Polisi datang untuk memeriksa KTP salah satu teman saya dan kemudian membawanya pergi. Kami tidak tahu kenapa. Beberapa jam kemudian mereka melepaskannya," tambahnya.

Biro Keamanan Umum Beijing tidak menanggapi permintaan komentar. Seorang juru bicara kementerian luar negeri China mengatakan hak dan kebebasan harus dilaksanakan dalam kerangka hukum.

Ketidakpuasan yang membara dengan kebijakan pencegahan COVID yang ketat selama tiga tahun pandemi memicu protes yang lebih luas di kota-kota yang terpisah ribuan mil selama akhir pekan.

Gelombang protes sipil terbesar di China sejak Presiden Xi Jinping mengambil alih kekuasaan satu dekade lalu terjadi ketika jumlah kasus COVID mencapai rekor tertinggi setiap hari dan sebagian besar kota menghadapi penguncian baru.



Simak Video "Bantahan China soal Tudingan Tidak Transparan Terkait Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT