Sudah Nggak Ngehits, Sunat Jengger Ayam Kini Banyak Dimintakan 'Revisi'

ADVERTISEMENT

Sudah Nggak Ngehits, Sunat Jengger Ayam Kini Banyak Dimintakan 'Revisi'

Hana Nushratu - detikHealth
Jumat, 02 Des 2022 18:54 WIB
Close-up character portrait of red rooster. Colour, horizontal with a dark  background.
Sunat 'Jengger Ayam' dianggap sudah ketinggalan zaman (Foto: iStock)
Jakarta -

Bak model rambut, potongan model sunat juga bisa di-request sesuai keinginan pelanggan. Salah satu model potongan sunat yaitu 'jengger ayam' yang sempat tren beberapa tahun silam.

Model ini yaitu memotong sedikit kulit penis (kulup), kemudian disisakan kulit bagian bawahnya sehingga bentuknya seperti jengger ayam. Ketua Umum Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI) dr Darsono, menganggap tren tersebut sudah kuno.

"(Model) 'jengger ayam' itu masa trendingnya mungkin di zaman 'old'," ujar Darsono ditemui di Berani Sunat Center (BSC), Serpong Utara, Tangerang Selatan, Jumat (02/12/2022).

Para dokter yang tergabung dalam ASDOKI mengaku mendapatkan pasien yang ingin mereparasi potongan sunat 'jengger ayam' yang mereka dapatkan pada saat masih kecil. Umumnya, mereka merasa 'insecure' sehingga mereka ingin merombak potongan sunatnya sebelum menikah.

"Setelah mereka (pasien) beranjak dewasa, (kemudian) menikah. Itu rata-rata mereka perbaiki (potongan 'jengger ayam')," kata Darsono.

Tidak hanya pasien yang berusia muda, Darsono juga pernah memperbaiki pasien paruh baya. Pasien tersebut dulunya merasa puas dengan bentuk 'jengger ayam'. Namun, seiring berkembangnya zaman ia memutuskan untuk merapikan potongan tersebut agar lebih enak dilihat.

"Sunat zaman sekarang, bagaimana cara menciptakan hasil yang rapi dan estetis secara kosmetika," kata Darsono.

"Jadi itu bukti nyata bahwa yang jengger ayam, yang bunga matahari, itu sudah tidak diminati lagi," bebernya.

Sunat atau khitan atau sirkumsisi merupakan hal yang sangat dianjurkan bagi pria. Operasi sunat disarankan pada anak-anak berusia 6-12 tahun.



Simak Video "Sunat ala 'Bengkong' Betawi, Prosesnya Diklaim Cuma 2 Menit"
[Gambas:Video 20detik]
(hnu/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT