Heboh Bayi Laki-laki di Yaman Cuma Punya Satu Mata, Inikah Penyebabnya?

ADVERTISEMENT

Heboh Bayi Laki-laki di Yaman Cuma Punya Satu Mata, Inikah Penyebabnya?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jumat, 06 Jan 2023 16:00 WIB
Bayi mata satu lahir di Yaman, namun hanya bisa bertahan selama tujuh jam.
Bayi di Yaman lahir dengan satu mata. (Foto: via Gulf News)
Jakarta -

Kasus langka di dunia, seorang bayi laki-laki lahir di Yaman hanya memiliki satu mata. Bayi itu hanya mempunyai satu rongga mata dan satu saraf optik.

Menurut media setempat yang mengunggah kejadian tersebut, bayi bermata satu ini berujung tidak selamat. Tujuh jam setelah lahir, ia meninggal dunia.

Bayi ini lahir di rumah sakit Kegubernuran Al Bayda, Yaman. "Ini adalah kasus yang sangat langka yang dikenal dalam mitologi Yunani," kata Zarai, jurnalis di Yaman.

Tidak ada komentar resmi dari otoritas kesehatan di Yaman yang dilanda perang. Sejauh ini, kasus lahirnya bayi bermata satu hanya ada sekitar enam kasus di dunia, dalam periode berabad-abad.

Kondisi bayi bermata satu dikenal dengan cyclopia. Kondisi apa itu?

Cyclopia juga dikenal sebagai alobar holoprosencephaly. Holoprosencephaly mengacu pada sekelompok kelainan langka saat bagian depan otak tidak terbagi menjadi belahan kanan dan kiri. Ada empat jenis holoprosencephaly:

Alobar holoprosencephaly terjadi ketika otak tidak terbagi menjadi belahan kanan dan kiri.

Holoprosencephaly semi-lobar terjadi ketika belahan otak kiri bergabung dengan belahan kanan di lobus frontal dan parietal (samping).

Lobar holoprosencephaly terjadi ketika ventrikel kanan dan kiri terbentuk, tetapi hemisfer tetap menyatu.

Holoprosencephaly varian interhemispheric tengah (MIHV) terjadi ketika belahan kanan dan kiri terbentuk tetapi tetap menyatu di tengah.

Cyclopia adalah bentuk holoprosencephaly yang paling parah. Ini biasanya berkembang antara hari ke 18 dan 28 kehamilan. Cyclopia bisa mempengaruhi struktur kepala dan wajah, tetapi yang paling jelas adalah para bayi lahir dengan mata tunggal atau satu mata, sementara mata lainnya seringkali ditemukan hanya sebagian.

Tanda-tanda lainnya termasuk:

  • tidak adanya hidung
  • microcephaly, yang merupakan kepala kecil yang tidak normal
  • kelainan gigi
  • kelainan hormonal
  • hipoglikemia, yaitu gula darah rendah
  • rendahnya kadar natrium dalam darah
  • kelainan kelamin

Apa pemicunya?

Dikutip dari Medical News Today, penyebab pasti cyclopia belum diketahui pasti. Namun, ada beberapa faktor risiko yang diidentifikasi seperti berikut:

  • faktor genetik
  • diabetes gestasional
  • infeksi selama kehamilan
  • paparan sinar UV
  • menggunakan alkohol dan obat-obatan tertentu selama kehamilan

Kapan Bayi Didiagnosis Cyclopia?

Cyclopia dan bentuk lain dari holoprosencephaly berkembang selama trimester pertama kehamilan. Seorang dokter dapat mendiagnosis cyclopia menggunakan ultrasound saat janin masih berkembang di dalam rahim.

Malformasi otak dan kelainan struktural lainnya muncul pada ultrasound. Seorang dokter juga dapat menggunakan pemindaian MRI untuk mengidentifikasi cyclopia.



Simak Video "Kata Ahli Gizi soal Viral Bayi Dikasih Kopi hingga BAB 9 Kali"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT