Bisakah Mengecek Asam Urat dengan Jari? Begini Faktanya

ADVERTISEMENT

Bisakah Mengecek Asam Urat dengan Jari? Begini Faktanya

Hana Nushratu - detikHealth
Kamis, 19 Jan 2023 06:30 WIB
ilustrasi jari tangan
Bisakah mengecek asam urat di jari tangan? (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Asam urat atau gout merupakan salah satu jenis radang sendi yang terjadi karena adanya penumpukan kristal asam urat. Kondisi ini dapat terjadi pada sendi manapun, termasuk jari. Lantas, bagaimana cara mengecek asam urat dengan jari?

Biasanya, asam urat larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urine. Pada kondisi tertentu, asam urat bisa menumpuk akibat tubuh yang secara alami menghasilkan zat purin dalam jumlah tinggi.

Dikutip dari WebMD, angka asam urat dikatakan normal jika tidak lebih dari 6 mg/dL pada wanita dan 7 mg/dL untuk pria. Jika melewati batas tersebut, bisa menandakan banyak masalah kesehatan, termasuk penyakit asam urat, gangguan ginjal, dan kanker.

Bisakah Mengecek Asam Urat dengan Jari?

Beredar kabar bahwa asam urat bisa diperiksa dengan menekuk jari-jari tangan. Jika ujung jari bisa menempel, itu menandakan bahwa kadar asam urat seseorang masih terbilang baik.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, foto yang menunjukkan cek asam urat dengan jari tidak benar.

"Itu hoax. Sekarang orang kalau mau memastikan ya cek laboratorium," ujar dr Ari.

dr Ari menyebutkan bahwa asam urat merupakan suatu peradangan di jari-jari sendi kecil, khususnya jempol kaki. Asam urat juga memiliki gejala spesifik.

"Biasanya ada benjolan, bengkak, nyeri, merah, pas digerakin sakit," imbuhnya.

Agar terhindar dari penyakit ini, dr Ari menyarankan untuk selalu menjaga asupan makanan sehari-hari. Terutama hindari makanan yang mengandung zat purin tinggi, seperti jeroan dan seafood.

Mengecek Asam Urat

Dikutip dari American Society for Surgery of the Hand (ASSH), asam urat dapat didiagnosis melalui dokter, x-ray, dan tes laboratorium. Asam urat juga dipengaruhi oleh konsumsi obat-obatan, sehingga pasien juga diminta untuk menunjukkan riwayat medis dan obat-obatan yang dikonsumsi.

Jika diperlukan, cairan dari sendi dapat dikeluarkan dengan jarum untuk memastikan diagnosis asam urat. Tes darah mungkin diperlukan untuk memeriksa infeksi juga untuk memeriksa kadar asam urat.



Simak Video "Dokter: Gejala Penyakit Pasca-Lebaran Biasanya Tidak Spesifik"
[Gambas:Video 20detik]
(hnu/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT