Kata BPJS Kesehatan soal Viral Curhat Tak Bayar Iuran Selama 11 Tahun

ADVERTISEMENT

Kata BPJS Kesehatan soal Viral Curhat Tak Bayar Iuran Selama 11 Tahun

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Minggu, 22 Jan 2023 09:20 WIB
Ilustrasi BPJS Kesehatan.
Viral nunggak iuran BPJS Kesehatan 11 tahun, begini faktanya. (Foto: Wisma Putra)
Jakarta -

Baru-baru ini viral unggahan di Facebook soal curhat menunggak iuran BPJS Kesehatan, disebut sudah tidak bayar iuran selama 11 tahun. Dirinya kebingungan untuk kembali mengaktifkan kepesertaan BPJS, mungkinkah perlu membayar seluruh tunggakan?

Kepala Humas BPJS Kesehatan Iqbal Anas Ma'ruf meragukan pengakuan tunggakan selama 11 tahun, mengingat BPJS Kesehatan baru berdiri di 2014. Meski begitu, secara aturan untuk kembali aktif, peserta hanya dibebankan maksimal membayar tunggakan selama 24 bulan.

Hal ini mengacu pada Perpres 82 Tahun 2018 pasal 42. "Kartunya akan aktif kalau peserta tersebut sudah membayar tunggakan iurannya, maksimal 24 bulan dan iuran bulan berjalannya. Kalau menunggak 5 tahun, dihitung tunggakannya 24 bulan, bukan 60 bulan," terang Iqbal kepada detikcom Minggu (22/1/2023).

"Misalnya peserta mandiri kelas 2. Sekeluarga 4 orang, besaran iuran mandiri kelas 2 per bulan per jiwa 100.000, 4 x 100.000 x 24 bulan," jelasnya.

Iqbal kembali menekankan tunggakan maksimal BPJS Kesehatan hanya terhitung selama 24 bulan. "Meskipun dia misalnya menunggak empat tahun," sambung dia.

Unggahan viral sebelumnya tersebar di grup info Cegatan Solo dan Sekitarnya. "Assalamualaikum lur, kalau tidak bayar BPJS selama 11 tahun apa benar harus bayar dulu yang 11 tahun baru bisa aktif kembali?" curhat pengunggah.

Belum ada keterangan lebih lanjut terkait pengakuan tunggakan tersebut. Namun, Iqbal kembali meluruskan, tidak mungkin tunggakan terhitung selama 11 tahun.

"Nggak ada 11 tahun sebenarnya, 2014 ke 2023, masa 11 tahun. BPJS sejak 1 jan 2014," sebutnya.



Simak Video "Minta Tak Diskriminasi, BPJS Kesehatan Beberkan Inovasi Pelayanan Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT