7 Cara Ampuh Mengeluarkan Lendir yang Menumpuk di Paru-paru

ADVERTISEMENT

7 Cara Ampuh Mengeluarkan Lendir yang Menumpuk di Paru-paru

Charina Elliani - detikHealth
Senin, 23 Jan 2023 16:46 WIB
A young doctor is standing and looking at the lungs image at the blurred hospital room background. The concept of medical service, diagnosis and treatment.
Cara membersihkan lendir di paru-paru secara alami. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Natali_Mis)
Jakarta -

Batuk melulu nggak habis-habis? Bisa jadi ada penumpukan lendir di dada dan paru-paru. Memang pada umumnya bukan suatu kondisi yang serius, karena pada dasarnya lendir yang sehat pada paru-paru berperan untuk menangkap kotoran yang masuk.

Namun, bila berlebihan dan dibiarkan tanpa pemeriksaan, kondisi ini dapat mengarah pada komplikasi lanjutan.

Sebelum pergi mengunjungi dokter, berikut adalah sejumlah cara yang dapat dicoba untuk membersihkan lendir pada dada dan paru-paru, dikutip dari Healthline dan Relainstitute.

1. Minum Cairan yang Banyak

Cairan membantu untuk mengencerkan lendir pada bagian dada dan hidung, terutama cairan hangat.

Cairan yang dapat dikonsumsi, seperti:

  • Air putih
  • Sup ayam
  • Jus apel hangat
  • Teh hitam atau teh hijau tanpa kandungan kafein

2. Gunakan Humidifier

Humidifier atau alat pelembap udara dapat membantu melegakan saluran pernapasan.

3. Minum Madu

Sebuah studi pada 2007 menunjukkan bahwa madu berpotensi lebih efektif dibandingkan obat-obatan tradisional dalam menyembuhkan batuk. Madu juga dapat membantu proses pengenceran dahak yang membandel.

Namun, perlu menjadi catatan bahwa madu tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak di bawah umur 1 tahun karena berpotensi menyebabkan botulisme.

4. Minyak Esensial

Beberapa jenis minyak esensial dapat membantu mengencerkan lendir di dada, seperti peppermint dan eukaliptus.

Cara pengaplikasiannya dapat dengan membaurkannya dengan alat diffuser atau dalam semangkuk air panas. Selain itu, bisa juga dengan mengoleskannya langsung pada kulit.

Namun, perlu diingat bahwa sebelum mengaplikasikannya langsung ke kulit, akan lebih baik jika memastikan terlebih dahulu bahwa kulit anda tidak memiliki reaksi alergi terhadap minyak esensial.

Cara memastikannya adalah dengan mencampurkan minyak esensial dengan minyak kelapa atau jojoba dan oleskan pada kulit. Lalu, biarkan selama 24 jam. Bila tidak menimbulkan reaksi iritasi, maka minyak esensial dapat dinyatakan aman untuk langsung dioleskan pada kulit.



Simak Video "Indonesia Catat 11 Ribu Kasus Baru Kanker pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT