Kronologi Kasus Pertama Varian Kraken RI, Sempat Bermalam di DKI

ADVERTISEMENT

Kronologi Kasus Pertama Varian Kraken RI, Sempat Bermalam di DKI

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Rabu, 25 Jan 2023 15:30 WIB
Jubir Kemenkes Mohammad Syahril menyebutkan bahwa XBB maupun BQ.1 menyumbang lebih dari 20 persen penambahan kasus baru di Indonesia.
Pasien positif COVID-19 varian Kraken sempat bermalam di DKI. (Foto ilustrasi: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Indonesia mencatat satu kasus COVID-19 varian Kraken atau Omicron XBB.1.5. Kasus tersebut berasal dari warga negara Polandia yang tiba di Indonesia 6 Januari 2023.

WN Polandia tersebut sempat menginap semalam di salah satu hotel DKI Jakarta. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Maxi Rein Rondonuwu menyebut pihak Dinas Kesehatan masih menelusuri lebih lanjut kontak erat kasus COVID-19 varian Kraken.

Setelah bermalam di Jakarta, pasien melakukan perjalanan menuju Balikpapan, Kalimantan Timur, sempat dites COVID-19 dengan rapid test antigen dan dinyatakan negatif per 7 Januari. Barulah di 11 Januari, dirinya kembali melakukan tes COVID-19 PCR untuk sebuah kegiatan, hasilnya dinyatakan positif tanpa gejala.

Hingga 15 Januari, yang bersangkutan menjalani isolasi meski masih tidak mengeluhkan gejala apapun. Ia baru dinyatakan negatif COVID-19 di 18 Januari 2023.

"Iya benar, hasil deteksi dari teman-teman Dinas Kesehatan dan KKP," konfirmasi Maxi saat ditanya soal munculnya kasus varian Kraken di Indonesia, Rabu (25/1/2023).

"Yang bersangkutan warga negara Polandia. Kondisi tanpa gejala, sudah melakukan isolasi mandiri dan tes PCR terakhir sudah negatif. Tim Dinas Kesehatan terus melakukan penelusuran epidemiologi untuk tracing kontak erat," sambung dia.



Simak Video "Warga Tangsel Dilaporkan Kena Covid-19 Varian Kraken"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)
Varian Kraken Masuk RI
Varian Kraken Masuk RI
7 Konten
Varian terbaru virus Corona COVID-19 'Kraken' sudah masuk Indonesia. Kasus pertama ditemukan pada seorang warga Polandia yang masuk melalui Kalimantan Timur.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT