Anak yang tumbuh dalam keluarga yang orang tuanya memutuskan untuk bercerai, sudah tentu memiliki dampak negatif. Dampaknya adalah akan memiliki trust issue terhadap pasangannya kelak.
Dikemukakan oleh Dyah Ayu Kusumawardani Gunawan, M.Psi., Psikolog, C.Ht® selaku Psikolog Klinis dan Hipnoterapis Klinis, ciri-ciri dari orang yang mengalami trust issue adalah memiliki sifat curiga, cemas, hingga takut dengan sesuatu yang tidak diinginkan untuk terjadi.
"Biasanya akan muncul sifat-sifat curiga. Misalkan, pasangan balas chat lama banget, mulai nih berpikir negatif, emosinya juga mulai curiga, mulai cemas, mulai takut, dengan sesuatu yang tidak kita inginkan itu terjadi. Itu adalah perilaku-perilaku yang sudah mencerminkan trust issue. Apalagi kalau misalkan polanya berulang dan memang pasangannya ini pasangan baru yang nggak punya history melanggar janji," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya memiliki dampak trust issue pada pasangannya di kemudian hari, tapi trust issue juga bisa dialami hubungan antara anak dan orang tua.
"Ada yang mungkin jadi trust issue-nya sama orang tuanya yang bercerai. Karena melihat orang tuanya cekcok dan saling menjelek-jelekkan, jadi dia memiliki trust issue sama orang tuanya. Jadi tidak menutup kemungkinan trust issue itu bisa terjadi ke orang lain di luar pasangan," jelasnya dalam program e-Life Jumat lalu (17/03/2023).
(mjt/mjt)










































