Kenali Gejala Terkena Racun Tomcat dan Cara Mengobatinya

Kenali Gejala Terkena Racun Tomcat dan Cara Mengobatinya

Azkia Nurfajrina - detikHealth
Selasa, 31 Okt 2023 06:01 WIB
Kenali Gejala Terkena Racun Tomcat dan Cara Mengobatinya
Foto: Getty Images/iStockphoto/fotogaby
Jakarta -

Tomcat atau yang juga dikenal dengan nama rove beetles, merupakan serangga sejenis kumbang berukuran kecil yang beracun. Jika terkena racunnya, seseorang dapat mengalami iritasi cukup parah pada bagian kulit yang tersentuh.

Dilansir publikasi NSW Health, tomcat umumnya memiliki panjang sekitar 7-8 mm dengan tubuh berwarna hitam dan oranye gelap atau sedikit kecokelatan. Tubuhnya ramping tampak memanjang, memiliki sayap depan yang pendek, serta ujung badan yang runcing.

Serangga ini memiliki habitat di kawasan yang lembap, seperti hutan, padang rumput, buah dan tanaman yang membusuk, kotoran, hingga bangkai. Di lingkungan rumah-rumah, tomcat bisa hidup di ruang bawah tanah, sekitar aliran air dan drainase.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tubuh tomcat mengandung racun. Racun dilepaskan ketika tomcat dihancurkan, seperti saat menepuknya. Untuk di Indonesia, keberadaan tomcat cukup banyak berkeliaran. Inilah yang membuat sebagian orang khawatir terkena racunnya.

Tapi, kalau kamu menemukan tomcat kemudian muncul sejumlah iritasi pada kulitmu maka kemungkinan kamu telah terkena racun tomcat secara tidak sengaja. Atau bisa saja kamu malah menepuk serangga ini sampai mati secara sadar sehingga infeksi muncul pada kulitmu.

ADVERTISEMENT

Lantas, bagaimana cara mengobati iritasi atau infeksi kulit yang terjadi akibat racun tomcat? Cari tahu pada uraian di bawah ini.

Gejala Terkena Racun Tomcat

Iritasi yang muncul akibat racun tomcat bukan sekadar bentol biasa, tapi dapat menyebabkan gejala infeksi ringan hingga serius. Gejala ini bisa muncul dalam waktu 1-4 hari setelah terkena racun tomcat, serta dapat berlangsung sampai 10 hari.

Kalau terpapar racun tomcat, kamu bisa mengalami gejala yang mencakup:

  • Kemerahan pada kulit
  • Sensasi terbakar yang kuat
  • Iritasi yang perih
  • Merasakan gatal-gatal pada kulit
  • Muncul bintil-bintil yang meluas
  • Lepuhan di kulit
  • Peradangan pada kulit (dermatitis).

Walau umumnya mengenai kulit, racun tomcat dapat menyebar dengan mudah ke area lain di tubuh. Bahkan jika racun terkena mata, kemungkinan dapat menyebabkan konjungtivitis.

Cara Mengobati Iritasi Akibat Racun Tomcat

Jika kamu tidak tahu kalau dirimu sudah terkena racun tomcat sehingga gejala iritasi maupun infeksi mulai muncul, kamu bisa lakukan cara berikut untuk mengobatinya:

1. Bersihkan Infeksi

Sebelum mengobati lebih lanjut, pastikan kamu sudah membersihkan area yang iritasi atau terinfeksi racun tomcat. Kamu dapat membersihkannya dengan mencuci area tersebut dengan sabun untuk cegah penyebaran racun.

2. Kompres Dingin

Saat gejala akibat racun tomcat mulai muncul, kamu dapat mengkompres dingin area yang terinfeksi. Kamu dapat kompres menggunakan es batu yang dilapisi handuk atau kain, atau memakai waslap yang telah dicelupkan ke air dingin.

Kompres dingin bisa bantu meredakan kulit yang iritasi, bengkak, serta gatal-gatal akibat terpapar racun tomcat.

3. Oles Aloe Vera

Selain kompres dingin, kamu juga dapat menggunakan aloe vera atau lidah buaya ke area yang terinfeksi racun tomcat. Aloe vera disebut mampu bantu tenangkan dan kurangi gatal-gatal pada kulit. Demikian kamu bisa oleskan gel aloe vera murni ke area iritasi.

4. Gunakan Salep

Setelah melakukan cara-cara di atas, kamu dapat menggunakan antiseptik yang mengandung iodine atau salep hidrokortison dosis rendah sehingga gejala racun tomcat dapat berkurang.

Namun jika luka atau infeksi akibat racun tomcat tidak kunjung sembuh setelah mengikuti cara-cara di atas, kamu dapat melakukan pemeriksaan medis dengan berkunjung ke dokter untuk dapatkan perawatan lebih lanjut.

Itu dia gejala terkena racun tomcat dan cara mengobatinya. Semoga bermanfaat ya!




(fds/fds)

Berita Terkait