PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine) adalah vaksin yang digunakan untuk mencegah infeksi bakteri pneumokokus (bakteri penyebab pneumonia dan meningitis). Imunisasi PCV dilakukan agar seseorang kebal terhadap bakteri tersebut.
WHO telah merekomendasikan pemberian vaksin PCV masuk dalam program imunisasi rutin bagi anak-anak di seluruh dunia. Saat ini, imunisasi PCV untuk anak telah disediakan pemerintah secara gratis.
Apa Itu Imunisasi PCV?
Imunisasi PCV adalah imunisasi yang dilakukan untuk melindungi tubuh terserang infeksi bakteri pneumokokus. Imunisasi ini dilakukan melalui pemberian vaksin PCV.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vaksin PCV diprioritaskan pada bayi dan lansia yang lebih berisiko terserang infeksi bakteri pneumokokus. Vaksin ini bekerja dengan merangsang sistem imun tubuh untuk memproduksi antibodi yang dapat melawan infeksi bakteri pneumokokus.
Di Indonesia, imunisasi PCV kini ditetapkan oleh Kemenkes sebagai satu dari 14 jenis imunisasi yang wajib diberikan pada anak. Meski demikian, orang dewasa yang belum pernah mendapat vaksin PCV, maupun yang sudah vaksin namun belum mendapatkan dosis lengkap, juga dapat melakukan imunisasi tersebut.
Selain bayi dan lansia, imunisasi PCV juga direkomendasikan bagi individu yang rentan terinfeksi bakteri pneumokokus karena kondisi medis tertentu, seperti dalam daftar berikut:
- Kelainan bawaan lahir seperti talasemia atau penyakit jantung bawaan
- Penyakit kronis seperti diabetes, penyakit ginjal, dan asma
- Perokok aktif
- Memiliki daya tahan tubuh lemah karena kondisi tertentu: seperti HIV/AIDS, penyakit autoimun, atau efek samping kemoterapi.
Mengapa Imunisasi PCV Penting?
Secara umum, pemberian vaksin PCV merupakan langkah efektif untuk mencegah penyakit akibat infeksi bakteri pneumokokus. Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI, program imunisasi PCV sangat penting bagi anak-anak Indonesia. Sebab, pneumonia merupakan penyakit infeksi endemis yang menyebabkan kematian pada bayi dan balita di dunia.
Di Indonesia, sekitar 14,5% kematian pada bayi dan 5% kematian pada balita setiap tahunnya disebabkan karena pneumonia. Itulah mengapa imunisasi PCV ditetapkan sebagai satu dari 14 jenis imunisasi yang wajib diberikan pada anak, sehingga bisa didapatkan secara gratis.
Masih dikutip dari sumber yang sama, imunisasi PCV tidak hanya menurunkan angka kematian akibat pneumonia, namun juga dapat mencegah anak terkena stunting. Sebab, pneumonia tidak hanya menyebabkan radang paru, namun juga mengganggu gizi penderitanya.
Dosis dan Jadwal Imunisasi PCV pada Anak
Mengutip dari laman Kemenkes RI, penyuntikan imunisasi PCV pada bayi dilakukan dengan cara intramuskular atau injeksi di bagian paha kiri dengan dosis 0,5 ml.
Adapun pemberian imunisasi PCV dilakukan sebanyak 3 kali. Pertama diberikan saat bayi berusia 2 bulan, kedua pada usia 3 bulan, dan ketiga pada usia 12 bulan.
Di Mana Saja Tempat yang Menyediakan Imunisasi PCV?
Imunisasi PCV tidak hanya dilakukan di rumah sakit, melainkan juga dapat dilakukan di tempat-tempat yang dapat memberikan imunisasi PCV lainnya, antara lain:
- Posyandu.
- Puskesmas.
- Klinik.
- Praktik mandiri dokter/bidan.
- Fasilitas kesehatan lainnya.
Imunisasi PCV penting untuk mencegah anak terinfeksi bakteri pneumokokus. Bagi para orang tua, jangan sampai melewatkan imunisasi ini, ya. Semoga artikel ini bermanfaat.
(row/row)











































