6 Ciri-ciri Kanker Usus yang Tidak Boleh Disepelekan

6 Ciri-ciri Kanker Usus yang Tidak Boleh Disepelekan

Atta Kharisma - detikHealth
Kamis, 23 Nov 2023 17:33 WIB
woman hands on her stomach with intesline, probiotics food for gut health, colon cancer, bowel inflammatory concept
Ilustrasi kanker usus. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Sewcream)
Jakarta -

Ciri-ciri kanker usus penting untuk diketahui. Pasalnya, penyakit ini kerap menunjukkan gejala yang mirip dengan kondisi lain, misalnya maag.

Akibatnya, gejala kanker usus sering dianggap sepele dan bahkan diabaikan. Padahal, kanker usus yang tidak cepat ditangani dapat memicu komplikasi yang serius hingga mengancam nyawa.

Perlu diketahui, kanker usus merupakan istilah umum yang digunakan untuk menyebut penyakit kanker pada area usus. Secara spesifik, nama penyakit ini akan berubah-ubah tergantung di mana munculnya sel kanker, misalnya di usus besar atau usus halus.

Ciri-ciri Kanker Usus

1. Sembelit

Kanker usus dapat menyebabkan perubahan terhadap kebiasaan buang air besar (BAB). Salah satunya adalah sembelit.

Dikutip dari Cancer Research UK, jaringan tumor di perut dapat menekan dan mempersempit usus besar dan rektum. Hal ini dapat membuat pengidap kanker usus mengalami sulit buang air besar atau sembelit.

ADVERTISEMENT

Selain itu, sembelit juga bisa terjadi ketika jaringan tumor tumbuh di lapisan usus. Hal ini dapat memengaruhi suplai saraf ke otot dan menyebabkan sembelit.

2. Diare

Selain sembelit, perubahan kebiasaan BAB yang bisa dipicu oleh kanker usus adalah diare. Diare adalah kondisi ketika BAB menjadi encer dan lebih sering terjadi dibanding biasanya.

Dikutip dari laman Mercy Medical Center, diare bisa terjadi ketika jaringan tumor mengeluarkan cairan (sekresi) yang kemudian membuat tinja menjadi lebih encer.

3. BAB Berdarah

Pada beberapa kasus, kanker usus bisa disebabkan oleh polip. Dikutip dari Cleveland Clinic, polip usus adalah benjolan yang muncul pada bagian dalam usus besar.

Umumnya, polip usus tidak berbahaya. Tapi, polip yang berukuran besar, apalagi yang berkembang menjadi kanker, dapat memicu pendarahan. Inilah yang menyebabkan adanya bercak darah pada tinja.

4. Pendarahan di Rektum

Pendarahan di rektum adalah salah satu ciri-ciri kanker usus yang kerap tidak disadari. Rektum adalah bagian akhir dari usus besar yang menampung tinja sebelum dikeluarkan melalui anus.

Gejala ini juga sering luput karena mirip dengan wasir. Bedanya, kanker usus tidak menimbulkan nyeri pada anus. Selain itu, darah akibat wasir berwarna merah terang, sementara kanker usus berwarna merah gelap.

5. Perut Kram dan Kembung

Pada pengidap kanker usus, jaringan tumor bisa menyebabkan penyumbatan atau obstruksi usus. Hal ini dapat memicu gejala seperti perut kram dan kembung.

Karena mirip dengan gangguan pencernaan lain, gejala ini harus diperiksa lebih lanjut untuk memastikan diagnosis. Segera periksakan diri jika mengalami kram perut dan kembung secara terus menerus tanpa penyebab yang jelas.

6. Penurunan Berat Badan

Dikutip dari laman UnityPoint Health, sel kanker dapat melepaskan zat yang memengaruhi kinerja tubuh dalam mengkonversi makanan menjadi energi. Selain itu, jaringan tumor bisa menyebabkan penyumbatan pada usus. Hal ini dapat memicu gangguan BAB, seperti diare, yang akhirnya menyebabkan penurunan berat badan secara tiba-tiba.




(ath/kna)