Bagi sebagian besar orang, makan setelah jam 7 malam sudah menjadi kebiasaan rutin. Meski terlihat sepele, mengonsumsi makanan jam 8 atau bahkan 9 malam bisa mendatangkan sejumlah maslaah kesehatan seperti refluks hingga penambahan berat badan.
Di samping itu, kebiasaan makan malam sebelum jam 7 malam rupanya bisa menjaga keseimbangan tubuh. Sangat penting untuk menjaga jarak waktu sebanyak dua hingga tiga jam antara makan malam dan waktu tidur. Lebih dari itu, dikutip dari The Health Site berikut beberapa manfaat makan sebelum jam 7 malam:
1. Menjaga kesehatan jantung
Kebiasaan makan dengan sela waktu dua hingga tiga jam sebelum tidur bisa membantu menjaga kesehatan jantung. Makan malam lebih awal menjaga tekanan darah dan mengurangi konsumsi makanan berat serta berlemak sebelum tidur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Menjaga keseimbangan hormon
Selain itu, kebiasaan makan terakhir di bawah jam 7 malam juga bisa membantu menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh. Sebaliknya, menyantap makanan berdekatan dengan waktu tidur dapat memicu risiko gangguan pencernaan dan juga kembung.
3. Menjaga gula darah tetap stabil
Kebiasaan makan tepat sesaat sebelum tidur bisa menyebabkan peningkatan kadar gula darah, serta meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Oleh karena itu, sebaiknya makan malam dilakukan sebelum jam 7 malam.
4. Meningkatkan kualitas tidur
Orang yang makan dalam waktu terlalu dekat dengan jam tidur juga berisiko mengalami kembung dan gangguan pencernaan lain yang mengganggu kualitas tidur. Sebaliknya, kebiasaan menyantap makanan dua hingga tiga jam sebelum tidur akan membantu pencernaan, yang dapat meningkatkan kualitas tidur.
5. Menurunkan risiko obesitas
Makan tepat sebelum tidur mengakibatkan makanan tidak bisa dicerna dengan baik dalam tubuh. Alih-alih dikonsumsi sebagai tambahan energi, kandungan makanan malah tersimpan dalam tubuh sebagai lemak. Karena itulah, kebiasaan makan sesaat sebelum tidur ini bisa memicu kenaikan berat badan.
(vyp/vyp)











































