Dokter Ungkap Cara Jalan Kaki yang Baik untuk Kesehatan Jantung

Dokter Ungkap Cara Jalan Kaki yang Baik untuk Kesehatan Jantung

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Minggu, 19 Jan 2025 06:31 WIB
Close up of female legs with running shoes on wooden footpath in woods. Nature and sport healthy lifestyle concept.
Ilustrasi jalan kaki (Foto: Getty Images/zoff-photo)
Jakarta -

Jalan kaki menjadi salah satu aktivitas fisik sederhana yang bisa dipilih untuk terhindar dari masalah-masalah kesehatan, seperti penyakit jantung. Hal ini karena rutin berjalan kaki dapat meningkatkan aliran darah ke jantung dan membuat organ vital ini menjadi kuat dan sehat.

Namun, tidak sedikit yang bertanya-tanya terkait bagaimana cara jalan kaki yang terbaik untuk kesehatan jantung, apakah dengan kecepatan saja atau yang membuat tubuh sampai ngos-ngosan?

Spesialis kedokteran olahraga dr Antonius Andi Kurniawan SpKO mengatakan ada cara sederhana yang bisa dipakai guna menentukan apakah intensitas jalan kaki sudah cukup atau belum untuk meningkatkan kesehatan jantung.

"Jadi intensitas yang direkomendasikan dan tidak berisiko adalah intensitas sedang. Kalau ngos-ngosan banget juga berisiko kan ke jantung. Paling gampang dengan talk test atau tes bicara," kata dr Andi saat dihubungi detikcom, Sabtu (18/1/2025).

"Kalau kita jalan masih bisa sambil nyanyi itu intensitas masih rendah. Kalau jalan masih bisa ngobrol, terdengar suaranya dengan jelas tapi tidak bisa sambil nyanyi, nah itu sudah intensitas sedang," lanjut dia.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, untuk intensitas tinggi menurut dr Andi ketika seseorang berjalan kaki dan sulit untuk ngomong ataupun kalau bisa berbicara menjadi terbata-bata.

Selain dengan talk test, lanjur dr Andi, dengan kemajuan teknologi saat ini seseorang bisa mengukur intensitas sedang tersebut dengan heart rate atau denyut jantung melalui jam tangan pintar.

"Kita bisa lihat pakai smartwatch, heart rate kita berapa. Kalau intensitas ringan itu heart rate-nya sekitar 50-60 persen dari heart rate maksimal. Heart rate maksimal itu rumusnya 220 dikurangi umur," tutupnya.




(dpy/suc)