Tips Menyimpan dan Memanaskan Makanan Saat Lebaran Agar Nutrisinya Tak Hilang

Tips Menyimpan dan Memanaskan Makanan Saat Lebaran Agar Nutrisinya Tak Hilang

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Selasa, 01 Apr 2025 17:01 WIB
A young woman standing in front of the refrigerator, holding a bowl of fresh vegetable salad for a healthy diet on one hand and holding a plate of unhealthy fried chicken on the other. Making decision and choices for lifestyle and eating habit.
Menyimpan dan memanaskan makanan sisa lebaran tidak sesimpel yang dibayangkan (Foto: Getty Images/YinYang)
Jakarta -

Lebaran memang identik dengan makan besar untuk banyak anggota keluarga dan tamu kanan-kiri rumah. Tapi, tak jarang di hari pertama Lebaran banyak makanan sisa yang tak habis disantap.

Biasanya, makanan sisa ini akan disimpan di dalam kulkas untuk kemudian dipanaskan keesokan harinya. Tapi, apakah cara ini tidak mengurangi nutrisinya?

Menjawab hal ini, spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) mengatakan menyimpan makanan di kulkas bisa menjadi pilihan yang tepat.

Selain itu, lanjut dr Oki, proses pemanasan makanan yang tak habis disantap juga perlu menjadi perhatian, hal ini agar kandungan gizi dalam hidangan tak hilang.

ADVERTISEMENT

"Semakin sering dipanaskan berulang, kandungan gizinya pasti berkurang. Jadi ya kalau bisa jangan sampai terlalu lama memanaskannya," kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom beberapa waktu lalu.

"Mungkin untuk satu atau dua hari masih ok, kalau lebih dari itu sebaiknya nggak," sambungnya.

Menurut dr Oki, sebaiknya memanaskan makanan paling tidak dua sampai tiga kali untuk tetap menjaga nutrisi pada hidangan tersebut.

"Kalau dipanaskan paling nggak sampai ada gelembungnya gitu. Terus diaduk supaya dia rata panasnya," tutupnya




(dpy/up)
Lebaran Bebas Makan Enak
18 Konten
Banyak makanan enak saat Lebaran, rasanya sayang untuk dilewatkan. Boleh-boleh saja kok menikmati apapun yang disuka, yang penting porsinya tidak berlebihan dan diimbangi pola hidup sehat.