Pasien Bedah Otak Jalani Operasi dalam Keadaan Sadar Sambil Main Klarinet

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Rabu, 22 Okt 2025 20:06 WIB
Denise Bacon, pasien Parkinson, memainkan klarinet saat prosedur DBS. (Foto: Karen Welsh/King's College Hospital)
Jakarta -

Seorang pasien Parkinson, Denise Bacon (65), memainkan klarinetnya saat menjalani prosedur bedah otak Deep Brain Stimulation (DBS) di King's College Hospital. Momen unik ini memungkinkan ahli bedah melihat hasil yang instan dan dramatis dari operasi tersebut.

Denise, seorang pensiunan terapis wicara dan bahasa, telah didiagnosis Parkinson sejak 2014. Penyakit ini menyebabkan gerakan melambat (bradykinesia) dan kekakuan otot, merampas kemampuannya untuk berjalan, berenang, menari, dan memainkan klarinet kesayangannya.

Dikutip dari laman NHS UK King's Collage Hospital, selama operasi empat jam, Denise tetap sadar. Hanya kulit kepala dan tengkoraknya yang dibius, karena otak sendiri tidak memiliki reseptor rasa sakit. Kesadaran ini penting agar tim dokter dapat memantau gejalanya secara langsung.

Elektroda yang ditanam terhubung ke generator pulse mirip alat pacu jantung di dadanya, yang berfungsi mengirimkan impuls listrik untuk memodifikasi aktivitas otak.

Operasi DBS ini dilakukan oleh Professor Keyoumars Ashkan MBE, spesialis bedah saraf, untuk menanamkan elektroda di otak Denise. Prosedur ini digunakan untuk pasien dengan gangguan gerakan yang resistan terhadap pengobatan konvensional.




(kna/kna)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork