Bagi sebagian orang, merawat pasangan yang sedang sakit terasa seperti merawat anak kecil yang sudah dewasa. Hal ini juga dibuktikan dalam penelitian.
Dikutip dari laman Newsweek, menurut survei terbaru yang dilakukan oleh Talker Research, 1 dari 3 orang Amerika menggambarkan pasangan mereka sebagai 'bayi' saat sedang sakit. Penelitian yang dilakukan antara 5 dan 9 Desember 2024 ini melibatkan lebih dari 900 orang yang tinggal bersama pasangan. Meeka juga mengungkap ciri-ciri umum dari pasangan yang sakit selain bersikap seperti anak kecil.
Seperempat pasangan dicap keras kepala, diikuti oleh 23 persen dianggap dramatis, dan 22 persen tidak mau mengakui mereka sakit sama sekali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musim dingin yang terjadi memang menyebabkan banyak orang sakit. Responden survei mengatakan bahwa mereka benar-benar sehat hanya selama 16 hari dalam rata-rata bulan musim dingin.
Meski gejala seperti kurang berenergi, batuk, dan sakit tenggorokan umum dirasakan, banyak orang juga melaporkan efek samping yang tidak terduga, seperti lupa waktu, bertengkar dengan orang terkasih, bahkan salah menaruh barang.
"Musim dingin adalah masa yang sulit dan seringkali sibuk, jadi merasa kurang bugar bisa sangat mengganggu kita," kata Marcela Kanalos, juru bicara Zipfizz, yang menugaskan survei tersebut.
"Hal itu berdampak pada suasana hati, energi, dan kenikmatan hidup kita secara keseluruhan," tambahnya.
Mereka yang sakit juga cenderung menyebutkan kondisi yang dirasakan setidaknya beberapa kali sehari hingga mereka sehat sepenuhnya. Survei menemukan, pria dan wanita mengeluh tentang penyakit pada tingkat yang hampir sama.
Simak Video "Video Kemenkes: 6,7 Juta Penduduk Indonesia Terinfeksi Hepatitis B"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)











































