Seorang wanita di Nebraska, Amerika Serikat, lahir tanpa memiliki otak. Putri dari pasangan Shawn dan Lorena bernama Alex Simpson itu ternyata mengidap kondisi hidranensefali.
"(Hidranensefali) berarti otaknya tidak ada. Secara teknis, ia memiliki otak kecil di bagian belakang otaknya yang berukuran sekitar setengah jari kelingking saya, tetapi hanya itu yang ada," jelas sang ayah Shawn, dikutip dari laman People.
Akibat kondisi itu, dokter memperkirakan Alex tidak akan hidup melewati usia empat tahun. Tetapi, Shawn dan Lorena yakin kalau Alex dapat hidup lebih lama dari perkiraan tersebut.
Meski Alex tidak bisa melihat atau mendengar, orang tuanya mengatakan mereka yakin Alex bisa merasakan kehadiran mereka.
"Kalian bisa melihat sendiri, waktu aku ke sana dan ngobrol sama dia beberapa waktu lalu, dia lagi cari aku," tutur Shawn sambil menirukan gerakan mata Alex.
Shawn mengatakan bahwa ia menganggap 'iman' sebagai faktor yang membantu keluarga mereka melewati diagnosis awal Alex, bahkan setelahnya.
"Sekitar 20 tahun yang lalu, kami takut, tapi saya rasa imanlah yang membuat kami tetap hidup," ujarnya.
"Dia seorang pejuang," tambah Lorena.
Adik Alex, SJ, yang berusia 14 tahun mengatakan bahwa ia bangga memiliki kakaknya itu.
"Ketika orang bertanya tentang keluarga saya, hal pertama yang saya sebut adalah Alex, saudara perempuan saya yang disabilitas," tegas SJ.
Walaupun kondisi kakaknya itu terbatas, SJ yakin Alex bisa memahami dan merasakan hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Misalnya saat seseorang stres di dekatnya atau senyap, Alex pasti tahu.
"Tetap Alex akan tahu. Dia akan merasakan sesuatu," sambungnya.
(sao/naf)