Banyak orang tidak menyadari bahwa kamar tidur bisa menjadi salah satu ruang dengan tingkat polusi tertinggi di rumah. Padahal, minimnya ventilasi dan padatnya aktivitas harian dapat menjadi faktor utama dari penumpukan debu.
Untuk mencegah hal tersebut, berikut adalah beberapa langkah yang bisa diterapkan agar udara kamar tetap bersih:
1. Jaga Ventilasi dan Kebersihan Kamar
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sirkulasi udara yang baik membantu mengeluarkan udara pengap dan memasukkan udara segar. Membuka jendela secara rutin dapat menurunkan tingkat kelembapan serta mengurangi penumpukan debu dan jamur. Kebersihan kamar juga perlu dijaga, mulai dari kasur, gorden, hingga sudut ruangan agar partikel debu dan alergen tidak terus beterbangan.
2. Hindari Sumber Polusi
Kualitas udara bisa menurun jika kamar terpapar asap rokok, bulu hewan peliharaan, atau bahan kimia dari parfum dan pembersih ruangan. Jika ada perokok di rumah, sebaiknya area merokok dipisahkan dari kamar tidur. Bagi pemilik hewan peliharaan, rajin menyikat bulu dan membersihkan area bermain hewan dapat membantu mengurangi alergen.
3. Gunakan Pemurni Udara
Sebagai opsi tambahan, pemurni udara bisa membantu menyaring partikel kecil dan polutan yang tidak terlihat. Coway Noble II, air purifier dengan sistem penyaringan empat dimensi, mampu menarik udara dari keempat sisi perangkat yang mampu menangkap partikel debu hingga 0,01 mikrometer.
Selain itu, perangkat ini juga memiliki tiga mode utama yang dapat disesuaikan dengan kondisi ruangan, yakni Front Mode untuk pembersihan cepat, Back Mode dengan hembusan lembut, dan Normal Mode yang bersirkulasi 360 derajat. Tersedia juga Pet Mode untuk mengurangi hingga 99% bau H₂S sekaligus menyaring bulu hewan.
Cara-cara sederhana di atas dapat membantu meningkatkan kualitas udara di kamar, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah dengan polusi tinggi atau memiliki sensitivitas pernapasan.
(ega/ega)











































