Anak Alergi Susu Sapi Berisiko Kurang Gizi? Ini Cara Mengatasinya

Anak Alergi Susu Sapi Berisiko Kurang Gizi? Ini Cara Mengatasinya

Ega Shepiani - detikHealth
Rabu, 31 Des 2025 16:33 WIB
Anak Alergi Susu Sapi Berisiko Kurang Gizi? Ini Cara Mengatasinya
Foto: shutterstock
Jakarta -

Alergi susu sapi pada anak kerap membuat orang tua khawatir akan kecukupan gizi harian. Pasalnya, susu dikenal sebagai salah satu sumber nutrisi penting untuk tumbuh kembang. Meski demikian, anak dengan alergi susu sapi tetap dapat tumbuh optimal dengan pengelolaan asupan yang tepat.

Reaksi alergi biasanya muncul setelah anak mengonsumsi protein dalam susu sapi, seperti kasein dan whey. Gejalanya beragam, mulai dari gangguan pencernaan, masalah kulit, hingga saluran pernapasan. Karena itu, penting bagi orang tua mengenali tanda-tandanya agar asupan anak dapat segera disesuaikan.

Risiko kekurangan nutrisi dapat terjadi jika penghindaran susu sapi tidak diimbangi dengan sumber gizi alternatif. Padahal, anak tetap membutuhkan protein, lemak, serta zat pendukung lain untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak, terutama pada masa emas tumbuh kembang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah yang bisa dilakukan adalah memilih makanan dan minuman yang bebas susu sapi, membaca label dengan cermat, serta berkonsultasi dengan dokter anak. Dengan pendampingan yang tepat, kebutuhan gizi anak tetap dapat terpenuhi tanpa memicu reaksi alergi.

Sebagai salah satu pilihan, Morinaga Soya hadir sebagai nutrisi alternatif berbasis isolat protein kedelai bagi anak dengan sensitivitas susu sapi. Dilengkapi DHA untuk mendukung perkembangan kognitif serta kombinasi probiotik Triple Bifidus dan prebiotik FOS yang membantu menjaga kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh anak.




(akn/ega)

Berita Terkait