Awal Mula PM Israel Netanyahu Idap Kanker Prostat, Begini Kondisinya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Minggu, 26 Apr 2026 13:05 WIB
Foto: Getty Images via AFP/ALEXI J. ROSENFELD
Jakarta -

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkap baru-baru ini menjalani perawatan kanker prostat secara diam-diam. Informasi tersebut baru disampaikan ke publik pada Jumat (24/4/2026), bersamaan dengan rilis laporan kesehatan tahunannya.

Pria 76 tahun itu sengaja menunda pengumuman kesehatannya karena khawatir informasi tersebut akan dimanfaatkan Iran sebagai propaganda terhadap Israel di tengah konflik yang terjadi.

Dalam unggahan di media sosial X miliknya, Netanyahu tidak merinci kapan tepatnya ia menjalani terapi. Tetapi, ia memastikan bahwa kondisinya kini telah membaik.

"Syukur kepada Tuhan, saya juga mengalahkan ini," tulis Netanyahu di platform X

"Saya ingin berbagi tiga hal dengan Anda. 1 - Terima kasih Tuhan, saya sehat. 2 - Saya dalam kondisi fisik yang sangat baik. 3 - Saya mengalami masalah medis kecil dengan prostat saya yang telah sepenuhnya diobati," tuturnya.

Awal Mula Temuan Tumor Prostat

Dalam pernyataan video, Profesor Aron Popovtzer dari Hadassah Medical Center menjelaskan kondisi Netanyahu. Pria itu didiagnosis memiliki tumor prostat berukuran 0,9 sentimeter, berupa adenokarsinoma prostat stadium awal.

Menurut dokter, tumor itu ditemukan beberapa bulan lalu saat pemeriksaan rutin pascaoperasi pengangkatan prostat yang dijalani Netanyahu pada Desember 2024.

Profesor Popovtzer menegaskan jenis penyakit tersebut cukup umum terjadi pada pria seusia Netanyahu. Ia juga memberikan dua pilihan perawatan, yakni pemantauan berkala atau menjalani terapi radiasi.

Dari keduanya, Netanyahu akhirnya memilih untuk menjalani terapi radiasi.

"Dua setengah bulan yang lalu (Netanyahu menjalani perawatan radiasi," kata Prof Popovtzer, dikutip dari laman Times of Israel.



Simak Video "Video: Kanker Joe Biden Menyebar, Hunter: Sangat Menyakitkan"


(sao/kna)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork