Aktor Dwayne Johnson Mengaku Kena Radang Testis, Ini Gejalanya

Aktor Dwayne Johnson Mengaku Kena Radang Testis, Ini Gejalanya

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 15 Jun 2026 07:06 WIB
Dwayne Johnson di Met Gala 2026 yang diadakan di Museum Metropolitan pada 4 Mei 2026 di New York, New York.
Dwayne Johnson. Foto: Penske Media via Getty Images/Michael Buckner
Jakarta -

Aktor laga Dwayne Johnson alias The Rock baru-baru ini membuat pengakuan mengejutkan. Ia terserang epididymitis alias radang pada salah satu saluran di belakang testis.

Pengakuan tersebut disampaikannya dalam sebuah wawancara dengan Esquire, baru-baru ini. Awalnya, Dwayne menemukan benjolan yang terasa nyeri di testis kirinya.

Beberapa hari kemudian, setelah periksa, ia diberi tahu kemungkinannya oleh dokter. Kalau nggak epididymitis, ya kanker.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Di tengah rencananya untuk tampil mempromosikan film Jumanji, Dwayne harus menunggu kepastian dengan rasa cemas. Tidak ada yang bisa dilakukan selain menunggu hasil ultrasound.

"Saya harus menjalaninya selama 24 jam tidak tahu, dan saya harus kerja sepanjang hari, bercanda, dan berpidato," kata Dwayne.

"Ngomong-ngomong saya baik-baik saja. Tapi saya belum mengetahuinya, dan ternyata sangat menyakitkan," lanjutnya.

Beruntung, benjolan tersebut dipastikan bukan kanker. Dwayne didiagnosis mengalami epididymitis, yang juga dialami sekitar 600 ribu pria di Amerika Serikat tiap tahun.

Apa itu Epididymitis?

Epididymitis merupakan radang pada Epididymis, sebuah saluran di belakang testis yang berfungsi menyalurkan sperma. Jamin Vinod Brahmbhatt, seorang urolog dari Orlando Health, menjelaskan banyak pria tidak pernah mendengar kondisi ini.

"Saat mereka mengalami nyeri, bengkak atau merasakan benjoilan, banyak orang langsung khawatir kanker testis atau masalah kedaruratan seperti torsi," katanya.

"Saya sendiri punya epididymitis, dan nyerinya bisa sangat intens, jadi bisa dipahami kalau orang khawatir," jelasnya.

Soal gejala, Brahmbhatt menyebut nyeri adalah yang paling umum. Selain itu, bengkak dan rasa sakit di satu sisi testis juga bisa menjadi pertanda.

Beberapa pria juga mengalami masalah buang air kecil, seperti nyeri saat pipis hingga sering ke belakang. Ada juga yang menemukan cairan atau bahkan darah di sperma.

Beberapa faktor bisa jadi penyebabnya, namun yang paling umum adalah infeksi gonorrrhea dan chlamydia. Meski jarang, epididymitis juga bisa dipicu oleh penyimbatan urethra, infeksi prostat, cedera selangkangan, atau efek obat tertentu.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Sejumlah Penyebab Terjadinya Testis Tidak Turun pada Bayi"
[Gambas:Video 20detik] (up/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads