7 Makanan yang Ternyata Lebih Sehat Dimakan Mentah

7 Makanan yang Ternyata Lebih Sehat Dimakan Mentah

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Senin, 03 Agu 2026 18:09 WIB
Ilustrasi bawang putih
Foto: Getty Images/iStockphoto/MariaDubova
Jakarta -

Memasak makanan memang bisa meningkatkan cita rasa sekaligus membunuh bakteri berbahaya. Namun, tidak semua bahan makanan justru menjadi lebih bernutrisi setelah dipanaskan.

Pada beberapa jenis makanan, proses memasak dengan suhu tinggi atau dalam waktu lama dapat mengurangi kandungan vitamin dan senyawa aktif yang bermanfaat bagi tubuh. Karena itu, sejumlah makanan dinilai lebih baik dikonsumsi dalam kondisi mentah, asalkan sudah dicuci bersih dan diolah secara higienis.

Dirangkum dari Verywell Health, berikut tujuh makanan yang lebih sehat dikonsumsi mentah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Paprika merah

ADVERTISEMENT

Paprika merah merupakan sumber vitamin C, antioksidan, dan berbagai senyawa fitokimia yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh. Sayangnya, vitamin C termasuk zat gizi yang mudah rusak saat terkena panas.

Mengonsumsi paprika merah mentah, misalnya sebagai campuran salad atau lalapan, dapat membantu mempertahankan kandungan vitamin C di dalamnya.

2. Brokoli

Brokoli mengandung sulforaphane, senyawa alami yang diketahui memiliki efek antioksidan dan membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Proses memasak terlalu lama dapat mengurangi aktivitas enzim myrosinase yang dibutuhkan untuk membentuk sulforaphane. Karena itu, brokoli lebih baik dikonsumsi mentah atau hanya dikukus sebentar.

3. Bawang putih

Bawang putih dikenal kaya allicin, senyawa aktif yang memiliki sifat antimikroba dan antioksidan. Allicin terbentuk ketika bawang putih dihancurkan atau dicincang.

Memasak bawang putih dalam suhu tinggi dapat mengurangi kandungan allicin. Para ahli menyarankan bawang putih didiamkan sekitar 10 menit setelah dicincang sebelum dikonsumsi atau dimasak agar pembentukan allicin lebih optimal.

4. Bawang bombai

Selain menambah cita rasa makanan, bawang bombai mengandung vitamin C, flavonoid, dan antioksidan seperti quercetin.

Sebagian kandungan antioksidan tersebut dapat berkurang akibat proses memasak. Mengonsumsi bawang bombai mentah dalam salad atau sandwich menjadi salah satu cara memperoleh manfaat nutrisinya secara maksimal.

5. Buah bit

Bit mengandung folat, vitamin C, nitrat alami, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung serta pembuluh darah.

Pemanasan dalam waktu lama berpotensi mengurangi sebagian vitamin yang larut dalam air. Karena itu, bit mentah yang diolah menjadi salad atau jus dinilai mampu mempertahankan lebih banyak kandungan gizinya.

6. Buah beri

Stroberi, blueberry, raspberry, hingga blackberry kaya vitamin C, serat, dan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan.

Saat diolah menjadi selai atau saus, sebagian vitamin C dapat berkurang. Mengonsumsi buah beri dalam kondisi segar menjadi pilihan terbaik untuk mendapatkan manfaat nutrisinya.

7. Kelapa

Kelapa segar mengandung serat, lemak sehat, vitamin, dan mineral yang tetap terjaga dalam kondisi alaminya.

Proses pemanasan atau pengolahan tertentu dapat mengubah sebagian kandungan nutrisi maupun teksturnya. Mengonsumsi daging kelapa segar dalam jumlah wajar dapat menjadi pilihan camilan yang menyehatkan.

Halaman 2 dari 2
(naf/naf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads