Tubuh sering lelah, wajah tampak pucat, atau kulit mudah memar sering kali sekadar dianggap sebagai tanda kondisi kurang fit biasa. Namun, masyarakat sangat disarankan untuk tidak mengabaikan keluhan ringan ini apabila gejalanya terus menetap atau muncul secara berulang.
Dalam beberapa kasus, rentetan keluhan harian tersebut bisa sangat berkaitan erat dengan Acute Myeloid Leukemia (AML) atau Leukemia Mieloid Akut. Penyakit ini merupakan salah satu jenis kanker darah ganas yang terjadi saat sel abnormal di sumsum tulang berkembang secara tak terkendali. Perkembangan sel mematikan inilah yang nantinya akan merusak sistem pembentukan sel darah sehat di dalam tubuh penderita.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi Onkologi Medik dari Mayapada Hospital Bandung, dr. Trinugroho Heri Fadjari, Sp.PD-KHOM menjelaskan AML dapat mengganggu produksi darah di sumsum tulang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika produksi sel darah sehat terganggu, tubuh dapat kekurangan sel darah merah, sel darah putih, maupun trombosit. Jika sel darah merah berkurang, tubuh dapat lebih mudah lelah, lemas, atau tampak pucat," tutur dr. Heri pada keterangan tertulisnya, Sabtu (26/9/2026).
"Sementara itu, berkurangnya sel darah putih dapat membuat tubuh lebih rentan mengalami infeksi yang dapat disertai demam. Jumlah trombosit yang rendah juga dapat membuat seseorang lebih mudah memar atau mengalami perdarahan tanpa sebab yang jelas," tambahnya.
Penurunan drastis kualitas sel darah inilah yang sering kali membuat tubuh pasien langsung merasa lemas tanpa alasan medis yang pasti.
Langkah awal paling efektif untuk mengetahui penyebab keluhan tersebut adalah melalui pemeriksaan darah lengkap atau complete blood count (CBC). Tes medis ini secara akurat mampu menghitung komposisi jumlah sel darah merah, sel darah putih, serta keping keping darah atau trombosit.
Pemeriksaan tambahan berupa apusan darah (blood smear) juga sering digunakan untuk membantu memetakan bentuk sel secara detail di bawah mikroskop. Apabila dari tahap skrining awal ditemukan adanya indikasi kelainan, tim dokter akan segera merumuskan evaluasi lanjutan untuk memastikan diagnosis pasien.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi Onkologi Medik Mayapada Hospital Jakarta Selatan dr. Wulyo Rajabto, Sp.PD-KHOM menuturkan temuan tersebut akan menjadi dasar penentuan pemeriksaan berikutnya.
"Pemeriksaan dapat mencakup aspirasi dan biopsi sumsum tulang (bone marrow aspiration and biopsy) untuk melihat kondisi sel pembentuk darah secara lebih langsung," kata dr. Wulyo.
"Pemeriksaan ini membantu dokter menilai apakah terdapat kelainan yang mengarah pada AML dan apakah diperlukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan diagnosis," terangnya.
Tindakan medis terukur ini dipastikan sangat aman dan vital untuk memetakan kondisi tingkat keparahan pasien.
Lantaran kondisi AML bisa sangat bervariasi pada setiap orang, rancangan rencana penanganannya pun mutlak disesuaikan dengan kebutuhan individu pasien. Merespons kebutuhan krusial ini, Oncology Center Mayapada Hospital telah menghadirkan pusat layanan medis yang beroperasi secara terintegrasi. Fasilitas ini mencakup layanan Hematologi-Onkologi untuk menangani berbagai jenis kanker darah secara holistik dan komprehensif.
Proses penanganan pasien akan dikawal penuh oleh kolaborasi tim dokter dari berbagai keahlian spesialisasi medis. Tim penanganan khusus ini turut dibantu oleh Tumor Board untuk merumuskan terapi, serta kehadiran Patient Navigator yang siap mendampingi pasien dan keluarga. Khusus bagi pasien yang membutuhkan tindakan PET-CT Scan, layanan pemindaian canggih ini juga telah bersiaga di Poli Kedokteran Nuklir Mayapada Hospital Jakarta Selatan.
Untuk pendaftaran dan informasi jadwal konsultasi, masyarakat dapat langsung menghubungi jaringan Call Center Mayapada di 150770 atau WhatsApp 0817-17-150770. Layanan Unit Gawat Darurat (UGD) juga selalu siaga 24 jam melalui sambungan nomor 150990. Calon pasien kini juga bisa mengakses kemudahan fitur Personal Health lewat aplikasi MyCare untuk memantau berbagai indikator kebugaran harian secara digital.










































