Pihak Kementerian Kesehatan menyebut bahwa sampai saat ini, ketersediaan obat masih terkendali. "Penyediaan obat ini memang obat yang digunakan mengacu dengan buku Protokol Tata Laksana COVID-19, kami sudah menyiapkan obat-obatan distribusi ke 34 provinsi dan 916 rumah sakit. Jadi obat-obatan ini sudah kami distribusi ke Dinas Kesehatan dan sudah didistribusi ke rumah sakit. Jadi, kalau melihat kesediaan obat, logistik COVID-19, saat ini memang kita masih mempunyai persediaan," ujar Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes dr. Rita Rogayah, Sp.P(K) dalam laporannya, Minggu (27/6)
Lebih lanjut, dr Rita pun memastikan bahwa Kemenkes pun sudah menyiapkan cadangan apabila obat-obatan di dinas atau provinsi mulai menipis. "Tapi ini adalah buffer. Kemenkes menyiapkan buffer, bila di dinas atau di provinsi masing-masing memang obat yang tersedia sudah menipis, kami menyiapkan buffernya. Jadi ini adalah distribusi obat-obatan yang sudah kami distribusikan ke semua provinsi di 34 provinsi," tambahnya. (/)











































