Salah satu pihak SPPG di Jakarta mengonfirmasi adanya imbauan dari BGN. Namun, pihak SPPG tersebut menjelaskan alasannya tidak mengikuti imbauan BGN karena informasi mendadak dan menu yang rawan basi.
"Informasi mendadak dan bahan makanan sudah dipesan sesuai perencanaan menu sejak minggu lalu," ungkap pihak SPPG kepada Tim 20Detik. "Oleh karena itu, meskipun ada arahan demikian, tidak memungkinkan untuk diikuti. Terlebih menu yang diminta BGN sangat rumit dan justru rawan basi." (/)











































