Otoritas kesehatan Prancis melaporkan ada infeksi virus Shamonda pada pasien dengan defisiensi imun berat, yang jalani perawatan di Hospices Civils de Lyon. Pasien ini meninggal pada awal Oktober. WHO pun merespons laporan dari Prancis ini.
"Pasien punya kondisi sistem kekebalan tubuh lemah (imunokompromais), yang membuatnya lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit parah, dan sayangnya, pasien itu meninggal dunia," jelas Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah ada implikasinya terhadap kesehatan masyarakat secara luas? Simak selengkapnya...
(/)
