Jacqui terinspirasi melakukan penurunan berat badan karena ingin memiliki anak. Dokter mengatakan tubuhnya terlalu gemuk untuk hamil. Namun dengan berat badannya sekarang, ia menjadi calon ibu sempurna untuk program bayi tabung (IVF atau In vitro fertilisation).
Kegemukan yang dimiliki Jacqui berawal saat ia masih remaja. Pada usia 14 tahun, ia adalah remaja cerdas dengan bakat alami menyanyi dan masa depan yang menjanjikan. Sampai suatu malam di sebuah pesta, seorang anak muda menyerangnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di bawah bimbingan pelatih Chris Powell, ia mulai melakukan diet dan olahraga, Jacqui telah mengubah ruang keluarganya menjadi tempat latihan yang mengesankan. Jacqui berhasil menurunkan 40 kg berat badan dalam 30 hari pertama.
Tapi semua usahanya tidaklah mudah dan tidak menyenangkan. Selain diet dan olahraga, ia juga harus mengendarai sepeda 100 km di atas perbukitan. Selama 3 bulan berikutnya, ia berhasil menurunkan berat badan 95 kg, hingga akhirnya ia bisa menurunkan lebih dari 58 persen berat badannya menjadi 67 kg.
Dengan berat badannnya yang ideal, hari-harinya tidak lagi diisi dengan mengunyah burger dan kentang goreng. Serta keluarga Jacqui pun telah memeluk aliran makanan sehat.
Sumber: Dailymail











































