Chris menyadari bahwa ia menghabiskan masa mudanya dengan mengonsumsi makanan tidak sehat hingga berat badannya mencapai 92,99 kg dan dokter mulai memperingatinya agar menurunkan beberapa kilogram berat badan.
Usaha pertamanya adalah ia menciptakan sarapan sehatnya sendiri dengan meracik secangkir sereal Wheat Chex yang dicampur pisang dan ditambah selai kacang Smucker yang tidak memiliki lemak trans sehingga lebih sehat. Sarapannya ini ditambah dengan segelas jus jeruk segar dengan sedikit gula.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah sukses membuat resep diet untuk makanan ia pun menyadari bahwa hal ini kurang sempurna jika tidak diimbangi dengan olahraga sama sekali. Chris pun merancang gerakan olahraga di rumahnya sendiri untuk membakar lemak.
Hanya bermodalkan beberapa barbel kecil, ia membuat kombinasi gerakan mulai dari isometric arm curl (menekuk lengan) hingga crunch atau sit up untuk melatih otot perut. Ia pun berusaha menjaga agar latihannya konsisten.
Meski terlihat lancar-lancar saja, ternyata ada kalanya ia mengalami bosan. Jika begitu ia akan berhenti sejenak dari program diet dan selalu kembali ke pola hidup sehatnya. Dalam setahun milailah terlihat hasilnya.
Berat badan Chris pun turun menjadi 81,65 kg dan lingkar pinggangnya menyusut jadi 86,36 cm. Ia pun membuktikan bahwa dengan kerja keras dan kemauan, menurunkan berat badan bukanlah hal yang mustahil.
Sumber: Huffington Post
(ir/ir)











































