Tersadar karena tubuhnya makin tak enak dilihat dan geraknya makin tidak leluasa dan lincah, Peggy akhirnya memutuskan untuk menurunkan berat badannya.
Pertama-tama yang dilakukan mengurangi kebiasaan berlama-lama nonton TV dan duduk di sofa. Ia mengalihkan kebiasaan itu dengan rutin melakukan 20 ribu langkah per hari (16 kilometer) untuk bantu turunkan berat badan. Peggy pun rutin melakukan jalan kaki untuk mendapatkan 20 ribu langkah setiap harinya dengan menggunakan pedometer
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peggy selalu menghitung berapa banyak kalori yang ada dalam makanan tersebut sehingga ia memastikan asupannya tidak berlebihan. Hal ini diakuinya akan terus dilakukan selama sisa hidupnya.
Peggy juga melakukan jogging di tempat sambil tetap menggunakan barbel 4,5-5 kg di setiap tangannya ketika ia tengah asyik menonton televisi, sehingga ia tidak lagi duduk-duduk santai di sofa.
Untuk menjaga motivasinya, tak lupa ia pun selalu memberikan reward atau merayakan keberhasilan yang sudah dicapainya. Salah satunya, jika ia sudah berhasil mengurangi pasta, nasi dan kentang dalam makanan sehari-harinya, maka ia akan makan 1 scoop es krim favoritnya.
Semua usaha yang dilakukan oleh Peggy ini tidaklah sia-sia. Berkat rencana diet sendiri dan 20 ribu langkah per hari, ia berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 31,5 kg. Kini dengan tinggi 177,8 cm ia memiliki berat badan 65,7 kg.
Sumber: Familycircle.com
(ver/ir)











































