Namun akhirnya ia sadar, memakai baju-baju longgar justru membuatnya makin cuek terhadap berat badannya. Laney pun akhirnya meninggalkan baju-baju longgarnya dan membeli baju-baju yang ukurannya lebih kecil.
Karena baju yang dipakai pas di badan, Laney bisa melihat betapa tidak proposional tubuhnya. Hal yang selalu bisa ditutupi dengan pakaian longgarnya selama ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama-tama diet yang ia lakukan adalah dengan berjalan selama 20 menit sehari. Secara perlahan-lahan kecepatannya meningkat hingga akhirnya ia bisa mencapai jarak 2 mile (3,2 km).
Ia pun mulai fokus melakukan latihan yang bisa mengencangkan otot terutama dibagian lengan atas, dan juga ia memiliki pemikiran harus bisa menurunkan berat badan lebih banyak dari suaminya.
Meski begitu olahraga yang dilakukan tetap harus diimbangi dengan pola makan yang sehat, salah satunya adalah ketika makan di restoran maka ia lebih memilih salad dan kentang rbus ketimbang kentang goreng.
Kini semua usaha yang dilakukan oleh Laney berbuah manis, ia berhasil menurunkan berat badan sebanyak 39 kg. Berkat diet dan hobi jalan kakinya kini Laney punya tubuh ramping dengan berat badan 58,9 kg dan tinggi 157,5 cm.
Berkat kebiasaan jalan kakinya ini, Laney yang tinggal di Stevensville, Maryland bisa menjadi pelatih untuk lomba 10 km. Ia pun kini tidak merasa lelah lagi saat berjalan-jalan di mal.
Sumber: Familycircle.com
(ver/ir)











































